Kantor Dinas Pertanian Humbahas Tak Terawat dan Plafon Bolong

Kondisi kantor Dinas Pertanian Pemkab Humbahas.

Humbahas, Lintangnews.com | Kantor Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) tampak kumuh tanpa terawatt, sehingga menjadi sorotan warga Kamis (28/10/2021).

Lamro Meha warga Kota Dolok Sanggul mengatakan, miris melihat kantor Distan itu tanpa ada perawatan sama sekali. Pria berumur 36 tahun ini yang kerap melintasi kantor itu, mendapati kondisinya sudah ditumbuhi rumput liar.

Ia mencontoh, di saluran talang air persisnya atap ruangan Kepala Dinas Pertanian (Kadistan), sekaligus ruang Tata Usaha (TU). Kemudian, plafon juga sudah bolong, persisnya dari pintu samping menuju ruangan Kepala Bidang (Kabid).

Menurut Lamro, tidak terawatnya kantor itu, serta kerusakannya sudah lama terjadi dan belum ada perbaikan. “Kayaknya sudah lama itu tidak dirawat dan kerusakannya tak diperbaiki,” ujarnya.

Lamro mengatakan, itu menggambarkan kinerja para pegawai acuh tak acuh kondisi kantornya. Ini juga menandakan kepemimpinan Kepala Dinas (Kadis) nya dinilai tidak berjalan, tanpa mau memperhatikan kondisi lingkungan kantor.

“Menjadi pertanyaan kemana anggaran perawatan, sehingga,kantor itu dibiarkan begitu saja tanpa dirawat,” kata dia.

Senada juga disampaikan warga Dolok Sanggul lainnya, Firman Tobing. “Miris, melihat kantor itu. Sementara, kantor ini pasti dikunjungi masyarakat terkait pertanian. Ini akan menimbulkan citra jelek terhadap Bupati yang sedang galak-galaknya memprioritaskan pertanian,” kata Firman.

Dia menyebutkan, seharusnya dalam memberikan pendidikan pada masyarakat, semisal bercocok tanam harus dimulai dari lingkungan Distan. Ini agar merangsang sekaligus mengubah pola pikir dari yang tidak sadar bercocok tanam menjadi masyarakat yang sadar bercocok tanam.

“Seharusnya Distan memberikan contoh yang baik pada masyarakat. Jangan hanya mengajak masyarakat, tetapi tidak memberikan contoh teladan. Semisal, membuat pertanaman pertanian di lingkungan Distan. Ini justru menanam rumput liar dan plafon sudah bocor,” ujarnya.

Terpisah, Kadistan, Junter Marbun saat dikonfirmasi tidak berada di tempat. “Bapak lagi di luar,” ujar salah seorang pegawai yang enggan menyebut namanya.

Bahkan, pesan singkat yang dilayangkan melalui handphone (HP) orang nomor 1 di Distan Humbahas itu sama sekali tidak dibalas, meskipun sudah dibaca. (DS)