Tebingtinggi, Lintangnews.com | Dalam amanat Kapoldasu yang dibacakan Kapolres Tebingtinggi, AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon disebutkan, ada 8 prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi target Operasi Zebra 2023.
Yakni, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, pengemudi atau pengendara di bawah umur, pengendara berboncengan lebih dari 1 orang.
Lalu, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil tak menggunakan safety belt.
“Selan itu, pengendara melebihi batas kecepatan, mengemudi dengan pengaruh alkohol. Dan pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor dengan knalpot brong (tidak standar),” sebut Kapolres selaku pimpinan apel gelar pasukan Operasi Zebra Toba Tahun 2023, Senin (4/9/2023) di Lapangan Apel Polres Tebingtinggi.
Ditegaskan Andreas, apel gelar pasukan yang dilaksanakan merupakan bentuk pengecekan terakhir kesiapan pelaksanaan operasi Zebra Toba 2023, baik pada aspek personil, sarana dan prasarana termasuk keterlibatan unsur instansi terkait.
“Ada sedikit permasalahan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Provinsi Sumatera Utara masih sangat memprihatinkan. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari rendahnya kesadaran terhadap peraturan berlalu lintas dan kepatuhan para pengguna jalan,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang ada sepanjang 2023 telah terjadi 91.841 kasus pelanggaran lalu lintas antara lain, tilang etle statis sebanyak 5.282 orang, tilang etle mobile 282 orang, tilang di tempat 1.443 orang dan tilang teguran 83.824 orang.
Sedangkan untuk data kecelakaan lalu lintas tahun 2023 telah terjadi 3.855 kasus yang mengakibatkan kerugian materil maupun korban jiwa, antara lain meninggal dunia 884 orang, luka berat 1.246 orang, luka ringan 4.545 orang dan kerugian material Rp11.332.220.000.
Operasi Zebra Toba 2023 merupakan operasi harkamtibmas bidang lalu lintas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis didukung dengan penegakan hukum secara elektronik dan tilang di tempat serta teguran yang humanis bagi pelanggar lalu lintas.
Selain itu, Operasi Zebra Toba 2023 juga bertujuan sebagai sarana cipta kondisi menjelang pelaksanaan Ops Mantap Brata Toba 2024.
“Dimana dalam pelaksanaannya selain memberikan adaptasi mengenai tata cara berlalu lintas yang baik kepada masyarakat sekaligus membentuk karakter yang disiplin dan taat kepada aturan hukum yang berlaku,” kata Andreas.
Dalam apel itu turut hadir, Waka Polres Tebingtinggi, Kompol Asrul Robert Sembiring, PJU, Danyon B Sat Brimob Tebingtinggi, Kompol Heriono, Danramil 13/TT, Kapten Inf Yudi Chandra, Dansub Denpom, personel Polres Tebingtinggi, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Jasa Raharja. (Purba)



