Karang Taruna dan Ozis Bedah Rumah Warga Secara Swadaya

5
Pengurus Karang Taruna Gunung Maligas, Ozis dan warga saat laksanakan gotong royong bedah rumah di Karang Sari.

Simalungun, Lintangnews.com | Usai menjalani rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Karang Taruna Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun dan Omah Zakat Infaq dan Sedekah (Ozis) Karang Sari, Minggu (13/1/2019) akhirnya rumah milik Sumi (47) warga Huta IV, Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, sudah hampir rampung setelah dilakukan bedah rumah.

“Dananya semua murni dari para warga begitu juga bahan-bahan bangunannya semuanya yang secara sukarela memberikan kepada Ibu Sumi untuk bedah rumahnya, tidak ada dana pemerintah maupun pihak yang lain,” sebut Ketua Karang Taruna¬†Kecamatan Gunung Maligas, Yuda Muspianto, Minggu (13/1/2019) sekira pukul 13.00 WIB.

Diterangkan Yuda, sebelumnya Karang Taruna Kecamatan yang dipimpinnya hingga tahun 2023 telah menggelar konser amal dan perlombaan memancing.

Dana yang terkumpul dari kedua kegiatan itu dikumpulkan dan didonasikan untuk program bedah rumah Sumi. Selain itu juga ada warga yang membantu berupa bahan material bangunan. Kemudian, Minggu (6/1/2019) kemarin kegiatan pembangunan pun dimulai.

Pengurus Karang Taruna bersama Ozis di kediaman  Sumi. 

“Dalam pengerjaan ini, setiap hari Minggu semua warga bersama kader Karang Taruna dan Ozis bergotong royong. Kalau hari biasa ada pekerja yang mau digaji dengan upah yang sangat murah, jadi bisa cepat rampung rumah ini,” pungkas Yuda, terakhir.

Menurutnya, nilai kegotong royongan memang harus terus dilekatkan ditengah-tengah masyarakat. Bersama Pemerintah Nagori dan warga Karang Taruna akan terus wujudkan kesejahteraan masyarakat di Nagori, sebagaimana yang diamanatkan dalam tugas pokok dan fungsi Karang Taruna.

“Untuk itu kami berharap agar Pemerintah Nagori dan Kelurahan serta Kecamatan terus memberdayakan Karang Taruna di Nagorinya, sebagai organisasi sosial di NKRI ini,” terang Ketua Karang Taruna Kabupaten Simalungun, Bonauli Rajagukguk secara terpisah. (zai)