Kasus KDRT, Pejabat Dispenda Tebingtinggi Ditahan di Lapas

Korban saat dirawat di Rumah Sakit beberapa waktu lalu.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Sempat ditahan dan dilepas atas jaminan di Polres Tebingtingi, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oknum pejabat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemko Tebingtinggi memasuki babak baru.

Pasalnya, oknum pejabat Dispenda bernama Teja Andrian itu sudah resmi dititipkan di penjara alias di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Jalan Pusara Pejuang, Kota Tebingtinggi, sembari menanti proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) setempat.

Penahanan terhadap Teja itu diakui pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi melalui Kasi Pidum, Okto Silaen, Jumat (9/2/2019)) di ruang kerjanya.

Dikatakan Okto, pihaknya telah menerima perkara KDRT tersangka Teja Adrian dan barang bukti dari Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi.

Okto menyampaikan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menangani berkas perkara nomor : BP/012/IX/2018 dengan tersangka Teja Adrian melanggar pasal 44 ayat (1) tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga dengan ancaman maksimal 5 tahun.

“JPU yang menangani perkara itu yakni, Kasi Intel Oki Permana, Juni Kristian dan Dwi Novianto,” sebut Okto dan menambahkan, pihak Kejari akan secepatnya melimpahkan berkas itu ke PN Tebingtinggi.

Sebelumnya, Teja dilaporkan istrinya atas tindakan KDRT ke Polres Tebingtinggi beberapa waktu lalu. Akibat penganiayaan yang dialaminya, korban juga sempat dirawat di Rumah Sakit (RS). (purba)