Katanya Faktor Usia, Kusdianto Mengaku Awalnya Tak Niat Jadi Plh Sekda Siantar

Siantar, Lintangnews.com | Menjabat sebagai Pelaksana Tugas Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Siantar terhitung mulai tanggal 24 September 2019, Kusdianto mengaku hanya menjalankan amanah yang diberikan oleh Wali Kota, Hefriansyah.

“Awalnya saya tolak. Namun karena hal ini perintah, saya coba jalankan. Kebetulan saya juga berteman dekat dengan Pak Budi Utari Siregar (Sekda defenitif). Walaupun begitu, nggak usah kita lihat ke belakang,” sebut Kusdianto  saat melakukan konferensi pers didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Zainal Siahaan, Kabag Humas dan Protokoler, Hamam Sholeh, Jumat (27/9/2019).

Dalam kesempatan itu, Kusdianto mencoba menceritakan profil dan perjalanan karirnya.

Pria usia 56 tahun ini, sampaikan sebagai langkah awal menjadi Plh Sekda, dirinya akan melakukan konsolidasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hanya saja, ungkap Kusdianto, menjabat sebagai Plh Sekda Siantar, dirinya akan tetap berkantor di Dinas Pariwisata. Pasalnya diketahui saat ini Kusdianto menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata.

“Amanah ini tiba-tibanya diserahkan kepada saya. Saya jujur ya, kalau nggak karena Mas Sholeh dan yang lain-lain, saya sebenarnya tak tertarik dengan jabatan ini. Apalagi dengan seiring usia yang semakin menua. Saya kemarin sebenarnya sudah mundur dari jabatan ini, namun karena saran dari kawan-kawan coba kita terima. Untuk sementara kita tetap berkantor di Dinas Pariwisata, kan definitifnya disana,” ucap Kusdianto.

Disinggung soal serah terima jabatan dari Budi Utari kepada dirinya, Kusdianto sebut hal itu hanya sebatas kebiasaan bukan ketentuan.

“Begitu kita diberi amanah untuk menjabat maka langsung kerja, apalagi jabatan Plh ini tak terlalu prinsip sekali,” tutur mantan Sekda di salah satu Kabupaten di Provinsi Papua itu mengakhiri. (Elisbet)