Kebakaran 296 Unit Kios Pasar Inpres Kota Pinang Diduga Akibat Korsleting

Kobaran api di lokasi Pasar Inpres Kota Pinang.

Labusel, Lintangnews.com | Pasar Inpres Kota Pinang di Jalan M Yamin, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) terbakar pada Senin (7/6/2021) malam diduga akibat hubungan pendek listik atau korsleting.

Kapolsekta Kota Pinang, AKP Bambang G Hutabarat melalui Kasi Humas, Aiptu Wesly Siahaan kepada wartawan mengatakan, musibah kebakaran ini awalnya diketahui saksi Sarman, penjaga malam Pasar Inpres Kota Pinang. Saksi melihat ada cahaya atau api yang berkobar di dalam Pasar, tepatnya di Blok K sekira pukul 19.45 WIB.

Melihat ada cahaya mencurigakan, secara spontan Sarman bersama 3 orang rekannya pun mencoba memadamkan api dengan air di dalam tong.

“Karena keterbatasan peralatan , api pun terus membesar, sehingga saksi bersama 3 orang rekannya tidak dapat menjinakkan sijago merah,” ucap Aiptu Wesly.

Selanjutnya para saksi ini sesegera mungkin menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Labusel.

Berselang 1 jam, sebanyak 7 unit mobil pemadam pun tiba di TKP. Sekitar 1 jam berikutnya 2 unit mobil damkar Manggala dan 2 unit mobil Pemkab Labuhanbatu datang di lokasi kebakaran untuk membantu memadamkan api. Akhirnya sekira pukul 23.00 WIB, kobaran api baru dapat dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa, namun sebanyak 296 unit kios ludes terbakar, dengan kerugian diperkirakan sebesar Rp 9 miliar. Hasil lidik sementara, dugaan penyebab kebakaran berawal dari arus pendek listrik salah satu kios,” pungkas Aiptu Wesly. (Sofyan)