Kejari Siantar Menunggu Perintah Pimpinan untuk Eksekusi Elfrida Sinaga

Kasi Intel Kejari Siantar Paomasi Jaya Laia.

Siantar, Lintangnews.com | Menindaklanjuti petikan putusan kasasi Elfrida Sinaga terkait kasus ujaran kebencian di media sosial (medsos) Facebook atau Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dikeluarkan Mahkamah Agung (MA), pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar masih menunggu perintah dari pimpinan.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Siantar, Paomasi Jaya Laia saat dikonfirmasi,Kamis (28/3/19) mengatakan, petikan putusan kasasi MA telah diterima pihak Kejari dari Pengadilan Negeri (PN) Siantar.

“Surat petikan putusan MA sudah diterima pada Senin (25/3/19),” sebut Paomasi.

Sambung Paomasi, surat petikan putusan kasasi yang diterima merupakan surat Relas belum putusan lengkap. “Itu surat relas belum putusan lengkap, jadi sudah dikordinasikan dengan pimpinan karena baru didisposisikan,” sebut Paomasi.

Dijelaskan Paomasi, pihaknya masih menunggu,apakah melalui surat relas itu dilakukan eksekusi atau melalui surat petikan putusan.

“Kalau memang perintah pimpinan bisa dieksekusi berdasarkan surat petikan itu saja,oke kami eksekusi,” pungkas Paomasi

Sekedar diketahui, isi petikan putusan kasasi yang dikeluarkan MA yakni menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi atau penuntut umum pada Kejari Siantar.

Memperbaiki putusan Pengadilan Tinggi Medan Nomor 794/Pid.Sus/2017/ PT.MDN tanggal 5 Desember 2017 yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Pematangsiantar Nomor 89/Pid.Sus/2017/PM.PMS tanggal 26 September 2017 mengenai lamanya pidana penjara yang dijatuhkan kepada terdakwa menjadi pidana penjara selama 4 bulan.

Selanjutnya membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sebesar Rp 2.500.00. (irfan)