Biaya Perawatan Taman SDN Plus Balata Diduga Tak Sesuai Juknis

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 091473 Plus Balata.

Simalungun, Lintangews.com | Pengelolaan dana BOS di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 091473 Plus Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, diduga tak sesuai juknis (petunjuk teknis).

Untuk perawatan taman SDN 091473 Plus Balata yang telah 2 tahun dipimpin, Riong Silaban menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Memakai dana BOS untuk perawatan taman di SDN Plus Balata itu. Besar dananya,” ungkap seorang sumber.

Diketahui, hanya untuk biaya perawatan tanaman yang tak sesuai dengan juknis ditentukan, memicu dana BOS tersedot berkisar Rp 42 juta. “Biaya perawatannya Rp 42 juta,” jelas sumber.

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 091473 Plus Balata, Riong Silaban saat coba ditemui di kantornya, Rabu (27/3/2019) sekira pukul 11.48 WIB tak ada di tempat.

“Gak ada. Ke Raya rapat. Hari Senin lah datang,” kata 2 orang perempuan yang duduk di bangku piket sembari mengaku sebagai tenaga honorer.

Sementara, melalui sambungan seluler, Riong mengaku seluruh murid SDN 091473 Balata berjumlah 655 orang. “Rp 800 per tahun,” ucapnya.

Ditanya, mengenai perealisasian, Riong mengatakan itu tidak bias ditentukan. “Sampai sekarang belum ke luar. Mungkin, minggu depan, bulan April. Kalau yang 2018 sudah dipertanggung jawabkan,” katanya.

Disinggung, soal penggunaan dana BOS di SDN 091473 Plus Balata dan biaya perawatan tanaman Rp 42 juta, Riong menjawab, beracam-macam pengunaannya. Ada Rp 500. Tergantung berapa besar dianggarkan tiap tahun,” papar Riong.

Riong menjelaskan biaya perawatan tanaman itu harus direalisasikan setelah ditampung pada SIMDA (Sistem Informasi Mejemen Daerah) dan sudah sesuai juknis.

“Karena begini sistemnya. Kalau sudah dianggarkan, dikirimkanlah datanya lewat Sistim Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Tak boleh bergerak dari situ. Apa yang dianggarkan, harus itu direalisasikan,” jelasnya. (zai)