Kejuaraan USU Cup 2019, Tako Dojo Makmur Bersama Rebut 2 Medali

Kedua atlit Dojo Makmur Bersama Kota Tebingtinggi yang mengikuti Kejuaraan USU Cup ke V.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Prestasi luar biasa ditorehkan atlit karateka dari Dojo Makmur Bersama Kota Tebingtinggi di ajang Kejuaraan USU Cup ke V tahun 2019. Hanya mengirimkan 2 orang atlit justru meraih prestasi juara.

Padahal kejuaraan dimaksud merupakan ajang pemanasan sebelum Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019.

Kana Butar-Butar selaku pelatih menuturkan, kejuaraan itu diikuti ratusan atlit karateka berpretasi dari berbagai daerah. Kejuaraan yang berlangsung di Pardede Hall, Jalan TD Pardede, Medan, mulai Jumat (22/2/2019) itu diikuti sebanyak 672 orang atlit.

“Kejuaraan yang berlangsung hingga 24 Februari 2019 itu mempertandingkan 5 kelas yaitu kelas U-14, kelas kadet, kelas junior, kelas senior dan kelas kata,” sebut Kana, Senin (25/2/2019).

Kana mengaku, kedua atlit yang meraih juara yaitu usia 14 kelas 45 kg putra  juara 2 atas nama Sardi Wahyu Aritonang dan kelas 52 putra juara 3 Andre Sianipar.

“Dojo Makmur Bersama berhasil atas kegigihan atlit dan dukungan penuh pengurus CU Makmur Bersama dan Delpin Barus S selaku Tokoh Pemuda,” ucap pemilik Dan II ini.

Sementara itu, informasi yang dihimpun, terdapat 95 kontingen berlaga dari berbagai daerah serta 2 negara tetangga yaitu India dan Malaysia. Sebanyak 9 karateka Malaysia dan 13 karateka India ikut berpartisipasi dalam kejuaraan yang diinisiasi UKM Karate USU itu.

Sekretaris FORKI Sumut, Zulkarnain Purba mengatakan, Pengprov berharap melalui kejuaraan ini bisa menjadi penambah jam terbang atlit sebelum gelaran Pra PON 2019.

“Kita harapkan ini untuk dapat meningkatkan kemampuan sekaligus untuk mengevaluasi atlit. Setelah sebelumnya ada Tebingtinggi Open dan Kejatisu Cup, sehingga atlit itu tidak hanya latihan, tapi ada kesempatan untuk menguji kemampuannya setelah mengikuti latihan,” sebut Zulkarnain.

Diirnya juga berharap semakin banyak pihak yang tergerak  menyelenggarakan kejuaraan serupa untuk kemajuan. “Kita mendukung penuh makanya dari awal kita dukung panitia,” tegasnya.

Ia juga menginginkan laga ini sebagai persiapan para atlit karateka Sumut untuk mengukur kekuatan lawan, baik menyambut PON 2020 maupun PON 2024.

“Kita juga ingin melalui event ini akan lahir atlit-atlit yang tangguh. Karena ini menjadi modal buat kita untuk menghadapi PON 2024 untuk para atlit karateka muda. Para atlit dari luar Indonesia, kita berharap ini bisa menggugah semangat atlit. Artinya atlit-atlit Pra PON dari daerah lain juga bisa menjadi tolak ukur,” pinta Zulkarnain. (purba)