Harga TBS Merangkak Naik, Pengepul dan Pemilik Sawit Pantai Labu Gembira

Hasil panen kelapa sawit.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Harga Tandan Buah Segar (TBS) sebulan terakhir ini mulai merangkak naik.

Hal ini membuat para pengepul (agen) sawit, pemilik lahan dan pendodos 9pencari sawit) di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang mulai menampakkan wajah ceria.

Pantauan di beberapa pengepul di Desa Durian Kecamatan Pantai Labu, Kamis (7/10/2021), para pendodos dan pemilik lahan menjual sawitnya per Kg antara Rp 1.700-Rp 2.000.

Dengan harga itu, para pemilik lahan bisa menyisihkan hasilnya untuk membeli pupuk dan para pendodos sawit bisa membantu untuk menopang ekonomi di keluarga mereka.

Seperti penuturan salah seorang pengepul termuda di Dusun I Desa Durian, Wan Arham (30). Ia mengucapkan syukur harga TBS mulai merangkak naik sejak sebulan terakhir ini.

“Sejak menggeluti 5 tahun lalu menjadi pengepul sawit, baru kali ini harganya lumayan bagus. Kenaikan harga itu sangat baik sekali bagi pemilik lahan, karena mereka bisa menyisihkan sedikit hasilnya untuk membeli pupuk agar sawitnya bertambah subur,” paparnya.

Selain itu, kenaikan harga juga membantu para pendodos menambah penghasilannya untuk menopang ekonomi keluarga di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berharap, harga ini dapat terus naik minimal dapat dipertahankan. Intinya kami bersyukur atas kenaikan harga TBS,” tutupnya.

Sementara itu, pendodos dengan becak keliling, Amsari bersyukur atas kenaikan harga TBS ini. Biasanya harga sawit sebelumnya hanya Rp 1.400 per Kg disetor ke agen.

“Alhamdulillah dengan harga saat ini bisa membantu penghasilan untuk menghidupi keluarganya,” ucap Ansari. (Idris)