Keluarga Terdakwa Buka-bukan Soal Rekaman Oknum Jaksa Siantar Minta Uang

Ilustrasi.

Siantar, Lintangnews.com | Beredarnya rekaman suara yang diduga suara oknum Jaksa Kejaksan Negeri (Kejari) Siantar minta uang kepada keluarga terdakwa terkait kasus narkoba sepertinya berbuntut panjang.

Ini termasuk pernyataan oknum jaksa menyebutkan, pengacara terdakwa menemui dirinya (jaksa) dibantah oleh keluarga terdakwa.

Keluarga terdakwa yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media menyatakan, pada saat pertemuan di kantin Kejari Siantar, pengacara dari keluarga terdakwa tidak berada di tempat.

“Jelasnya dalam rekaman yang telah beredar, pengacara kami tidak ada bersama kami. Dan yang merekam percakapan jaksa itu adalah anak saya,” ucap sumber saat ditemui di salah satu kedai kopi, Kamis (1/8/2019).

Beredarnya rekaman tersebut ke kalangan wartawan, bukan tanpa alasan. Melainkan keluarga terdakwa kesal atas tindakan oknum jaksa yang menunda-nunda tuntutan terhadap terdakwa.

“Kami kecewa dengan jaksanya, karena selalu menunda persidangan,” ungkapnya.

Hanya saja, saat pertemuan itu, oknum jaksa meminta uang kepada pihak keluarga berkisar Rp 40 juta. Namun pihak keluarga disuruh oknum jaksa agar mengupayakan uang tersebut.

“Lalu pada saat pertemuan kedua, saya sudah membawa uang sebesar Rp 20 juta, namun oknum jaksa itu meminta tambah lagi menjadi Rp 30 juta. Saya bilang tidak sanggup. Kemudian jaksanya bilang ke saya untuk diupayakan lagi,” pungkasnya.

Lanjutnya, kalau uang itu ada, makan oknum jaksa itu bisa menjamin tuntutannya rendah. Namun kalau tidak ada uang itu, jaksa akan menaikan tuntutannya kepada terdakwa.

“Lagi pula kalau saya mendapat uang itu pun, akan dibagi semua ke atasannya,” sebutnya dengan menirukan ucapan oknum jaksa itu. (Res)