Kembangkan Usaha, Koperasi Lapas Siantar Bangun Rumah Makan

Ketua Koperasi Lapas Siantar, Erikjen Silalahi didampingi Bendahara, NG Sembiring.

Simalungun, Lintangnews.com | Sejumlah bangunan baru sedang dikerjakan di halaman depan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pematangsiantar di Jalan Asahan Km 7 Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Ketua Koperasi Lapas Siantar, Erikjen Silalahi mengatakan, pembangunan itu merupakan inovasi sistem solusi manajemen untuk meningkatkan perkoperasian di lingkungan pegawai Lapas.

“Ini dihadirkan Koperasi Lapas dengan menggandeng rekanan. Boleh dikatakan, ini pertama di Lapas se Sumatera Utara,” ucap Erikjen didampingi Bendahara Koperasi, NG Sembiring, Selasa (23/7/2019).

Lanjut Erikjen, jika para pegawai Lapas sering keluar makan. Sehingga disepakati anggota Koperasi Lapas mendirikan rumah makan. “Kalau tamu datang makan silahkan. Namanya pengembangan usaha koperasi,” sebutnya.

Hasil dari usaha itu nantinya dibagi rata untuk anggota setiap akhir tahunnya. Seluruh hasil usaha rumah makan itu nantinya dimasukkan ke pembukuan Koperasi dan tidak melibatkan narapidana (napi).

Dikatakan Erikjen, terkait proses ijin dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) selaku pemilik aset. Koperasi Lapas Siantar akan mengajukan usulan kepada Kanwil Kemenkumham Sumut. Selanjutnya melalui Kanwil mengajukan ke KPKNR.

“Kalau Koperasi biasanya kita bayar sewa, tetapi ini kan belum siap. Setelah siap kita usulkan ke Kanwil. Kanwil lah nantinya yang mengusulkan ke KPKNR. Karena kita tidak bisa langsung ke KPKNR,” imbuhnya.

Lalu mereka akan turun mengukur dan menentukan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sewa pertahunnya. Dan terkait itu masih dalam proses. “Apabila Lapas membutuhkan lahan itu, maka dibongkar. Gak permanen lah, namanya Koperasi,” sebut Erikjen.

Sebelumnya, Humas Lapas Siantar, Hiras Silalahi mengatakan, dibangunnya rumah makan itu bukan diperuntukkan memberdayakan para napi, melainkan umum.

“Yang jelas, usaha rumah makan itu bukan untuk napi, tetapi umum. Tidak ada kaitannya dengan napi. Hasilnya dimasukkan ke Koperasi dan setiap tahunnya dibagi untuk anggota Koperasi,” tegas Hiras. (Zai)