Kemenhub akan Tingkatkan Pelayanan Wisata Danau Toba

Tobasa, Lintangnews.com I Galangan kapal untuk pembuatan Kapal Mesin Penyeberangan (KMP) di Perairan Danau Toba merupakan bentuk yang dilakukan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat dan wisatawan di Danau Toba untuk sarana penyeberangan.

Ini seperti dikatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Irjen (Pol) Budi Setiadi saat peluncuran dan peletakan lunas, Sabtu (9/11/2019).

KMP yang dibangun untuk kedua kalinya. Ini setelah yang pertama KMP Ihan Batak telah beroperasi, maka kapal kedua akan segera beroperasi.

“Ini semata-mata untuk meningkatkan pariwisata dan melayani wisatawan serta masyarakat. Agar setiap aspek yang mendukung pariwisata terpenuhi, terlebih angkutan Perairan Danau Toba dilakukan dengan aman dan nyaman,” papar Budi.

Sehingga mampu dalam menyerap wisatawan dan menjadikan pariwisata Danau Toba benar-benar terwujud menjadi pariwisata super prioritas yang sudah ditekankan Presiden Republik Indonesia.

Dilanjutkan Budi, Kemenhub akan menggelontorkan anggaran, untuk percepatan pelayannya di Danau Toba sebesar Rp 1 triliun. Khususnya peningkatan pelayanan penyeberangan seperti pembangunan Pelabuhan dan KMP.

“Maka pantaslah masyarakat sekitaran Danau Toba bangga dengan perhatian pemerintah pusat menggelontorkan anggaran yang tidak tanggung-tanggung dalam mendukung pariwisata. Sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat dari sektor pariwisata,” terang Budi.

Peletakan lunas dan peluncuran KMP Ro-Ro Danau Toba milik Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II Provinsi Sumatera Utara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub itu dikerjakan PT Dok Bahari Nusantara, Sabtu (9/11/2019).

Diketahui, kapal yang akan diluncurkan dengan ukuran utama, Loa 38.80 m, Lpp 29.95 m, B 9.00 m, H 2.80 m, T 2.00 m, Vs 10 Knot dan Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 8 orang. Sementara kapasitas tangki dan bahan bakar 13.0 ton, air tawar 12.6 ton, serta air ballast 22.9 ton.

Sementara sistem permesinan, memiliki mesin induk dengan daya 500 HP/ 2100 RPM dan gearbox propeller 2X fixed propeller. Permesinan bantu, genset utama kapasitas 65 Kva, 380V, 50 Hz, permesinan geladak, jangkar 2X stockless anchor, Jl S, 660 kg, windlass 2 unit, winch r amp 2 unit dan steering 1 unit.

Selanjutnya untuk peralatan navigasi dan komunikasi sebagai berikut, marine radar 1 set, bn was 1 unit , magnetik compas 1 unit, land ais 1 set, GPS standar 1 unit, GPS plotter 1 unit, echo sounder 1 set, speed log 1 set, anemometer 1 unit, VHF radio 2 set, two way VHF radio 2 set, handy talkie 5 unit, Cctv 8 set dan multimedia center 1 set.

Sedangkan muatan untuk penumpang sebanyak 152 orang, kendaraan truk 10 ton sejumlah 9 unit dan sedan/MPV/SUV sebanyak 15 unit.

Hadir saat peluncuran, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumatera Utara, Direktur Trans SDP, Dirjen Hubungan Darat, Kepala Balai BPTD II, Kapolres Tobasa, Bupati Tobasa, Bupati Simalungun, Kapolres Simalungun, Kapolres Taput dan Kasubdit TSRP. (asri)