Kepala Bappeda Simalungun : Ada Persoalan Ganti Rugi Lahan Pembangunan Ring Road Sitahoan  

183
Ring Road Sitahon Nagori Sipangan Bolon Induk Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Simalungun, Lintangnews.com | Kepala Bappeda (Badan Pembangunan Pemerintah Daerah) Simalungun, Lurinim Purba menjelaskan sesuai RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) Kabupaten Simalungun, di Huta Sitahoan, Nagori Sipangan Bolon Induk dan Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, ada enclave dan kawasan hutan.

“Kalau yang di sana (Sitahoan), sesuai RDTR ada kawasan hutan dan enclave,” ungkap Lurinim Purba di DPRD Simalungun, Selasa (12/11/2019) kemarin.

Di sekitaran lahan Sitahoan tersebut ada permasalahan yang dipicu ganti rugi jalan ring road. “Kan lagi masalah di situ. Ada marga Sinaga sebagai pemilik belum menerima ganti rugi,” ujar Lurinim.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah oknum masyarakat luar mengelola lahan ratusan hektar di antaranya mantan Calon Wali Kota Siantar, WS, MS, AGST dan seseorang bermarga Nainggolan. “Yang dekat pinus sana punya si WS,” sebut seorang warga seraya mengaku bermarga Zebua.

Sejauh ini, di lahan ratusan hektar yang dikelola sejumlah oknum masyarakat luar melalui para pekerjanya menanami cabai, semangka dan jagung itu telah berdiri pendopo, cakruk sebagai tempat perteduhan.

“Kalau lahan MS itu yang ada jagung. Punya si Nainggolan ke dalam itu. Saya sudah 5 tahun di sini. Dulunya sama si Manik polisi menanam cabai. Sekarang ada 140 hektar,” katanya.

Untuk lahan yang dikelola MS luasnya berkisar 20 hektar lagi dan sebelumnya 65 hektar. “Yang 20 hektar itu sudah bersurat. Dulunya, karena gak ada orangnya bergeser,” papar suami dari boru Simbolon tersebut.

Pangulu Nagori Sipangan Bolon Induk, Saham Sinaga melalui pesan singkat WhatsApp (WA), Senin (11/11/2019) sekira pukul 15.35 WIB menyampaikan, sepertinya itu memakai notaris. “Notaris di Medan,” tulis Pangulu tersebut.

Padahal, ratusan hektar lahan yang berdekatan dengan kawasan hutan tersebut terletak di Nagori Sipangan Bolon Induk, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun dan Pangulu telah menerbitkan SKT (Surat Keterangan Tanah).

“Gak tau berapa banyak. Tapi, kalau tidak salah 76 SKT sehubungan dengan adanya jual beli,” jelasnya sembari menyampaikan tidak ada SKT di bawah tangan dan semula ada surat penyerahan dari Karben Sinaga kepada Jabanten Damanik. (Zai)