Kesal Tuntutan Tak Dilaksanakan, Gemapsi Segel Pintu Ruang Kerja Ketua DPRD Simalungun

Massa Gemapsi saat menyegel pintu masuk ruang kerja Ketua DPRD dengan sehelai hiou atau ulos.

Simalungun, Lintangnews.com | Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Gemapsi) menyegel pintu ruang kerja Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, Selasa (12/10/2021).

Aksi menyegel pintu masuk ruang kerja itu terjadi karena Gemapsi merasa kecewa.

“Ada upaya para anggota dewan lari dari fakta, dimana beberapa hari lalu melalui Ketua DPRD, Timbul Jaya berjanji menggelar Panitia Khusus (Pansus),” ucap salah seorang massa.

Dikatakan, ini bentuk kekecewaan mereka, karena para wakil rakyat terhormat itu tak satu pun menyambut guna menampung aspirasi Gemapsi.

Diketahui 2 minggu lalu, Gemapsi telah melakukan unjuk rasa ke DPRD Simalungun. Mereka meminta dibentuk Pansus DPRD Simalungun.

Tujuan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran sumpah jabatan Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS)

“DPRD sudah janji. Hari ini mereka akan membentuk Pansus. Makanya kami hadir. Jangankan membentuk, mereka tak satupun terlihat,” ujar Ketua Gemapsi, Anthony Damanik.

Anthony menyampaikan, ada beberapa butir pernyataan sikap Gemapsi. Antara lain, telah terjadinya penjualan foto Bupati dan Wakil Bupati ke sekolah SD dan SMP di Simalungun dengan menggunakan uang negara lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Gemapsi juga meminta DPRD untuk menerbitkan rekomendasi peninjauan ulang pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda), Esron Sinaga karena sarat kolusi dan nepotisme.

Terpisah. Ketua Pansus RPJMD Simalungun, Lindung Samosir enggan dikonfirmasi terkait tempat dimana Pansus dilaksanakan.

Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di DPRD saat menyaksikan aksi massa Gemapsi berlangsung membeberkan, tim Pansus RPJMD plesiran ke Kabupaten Karo.

Terkait informasi oknum ASN itu, Lindung Samosir enggan menanggapi konfirmasi wartawan. (Zai)