Ketua PKK Ini Bantah Proyek di 4 Nagori Dampingannya Dikerjakan Pihak Ketiga

Ketua PKK Nagori Bandar Dolok yang juga Pendamping Lokal Desa (PLD), Nirwana Sihombing.

Simalungun, Lintangnews.com | Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Nirwana Sihombing membantah bahwa proyek dana desa tahun 2018 di 4 Nagori dampingannya dikerjakan pihak ketiga.

“Empat Nagori tidak ada dipihak ketigakan. Kalau itu setiap rapat kita beritahukan,” bantah Nirwana, Senin (14/1/2019) setelah sebelumnya meminta diberi waktu untuk dikonfirmasi.

Dikatakan Nirwana, proyek dana desa tidak bisa dipihak ketiga kan, karena harus padat karya tunai. “Jadi harus warga Nagori terkait yang mengerjakan. Tidak bisa dipihak ketiga kan, karena harus padat karya tunai,” katanya.

Diterangkan Nirwana, keempat Nagori binaannya itu adalah Nagori Palianaopat, Nagori Gunung Mariah, Nagori Tiga Dolok dan Nagori Bandar Dolok, di mana suaminya menjabat Pangulu.

“TPK Nagori Gunung Mariah, Marolop Sihombing, TPK Nagori Palianaopat, Sundurtua Siahaan, TPK Nagori Tiga Dolok, Rolin Marpaung dan TPK Nagori Bandar Dolok, Terbit Ernawati Simbolon,” sebutnya.

Disinggung mengapa dirinya bisa jadi PLD Nagori Bandar Dolok, mengingat dirinya adalah Ketua PKK nagori tersebut, dikatakan Nirwana, terkait hal itu sudah diusulkan pindah kerja.

“Ya, Ketua PKK Nagori Bandar Dolok. Karena menghindari kesimpang siuran, tahun lalu sudah saya ajukan untuk dipindah tugaskan. Dan belum tau mau ditempatkan kemana,” terangnya.

Disampaikan juga sesuai pengaduan masyarakat kegiatan atau proyek dana desa 2018 sampai sekarang belum selesai dikerjakan tahap ketiga, sementara uangnya sudah ditarik habis akhir Desember 2018.

“Dalam proses rata-ratanya. Yang saya tau informasi sudah ditarik akhir Desember lalu dana itu keluar. Tapi saya pastikan dikerjakan 100 persen. Kan sudah tau kita bagaimana Kabupaten ini (Simalungun),” imbuhnya dengan bahasa daerah.

Terpisah sebelumnya, masyarakat menuturkan, ada proyek parit pasangan sepanjang 700 meter sampai saai ini belum rampung dikerjakan. Masyarakat menaksirkan masih sekira 300 meteran dikerjakan proyek dimaksud. (zai)