Komisi I DPRD Siantar Terima Audiensi FSPTI-KSPSI, Ini Permintaan yang Disampaikan

Suasana audiensi Komisi I DPRD Siantar dengan Federasi SPTI-KSPSI.

Siantar, Lintangnews.com | Komisi I DPRD Kota Siantar menerima audiensi dari Federasi SPTI-KSPSI Siantar di bawah kepemimpinan Cinco Purba, Senin (7/12/2020).

Kedatangan sejumlah pengurus Federasi SPTI-KSPSI itu diterima langsung oleh Andika Prayogi Sinaga selaku Ketua Komisi I, didampingi Sekretaris, Baren Alijoyo Purba dan Tongam Pangaribuan.

Ketua Federasi SPTI- KSPSI Siantar, Cinco Purba melalui Bendahara, Dasma Damanik menceritakan kehadiran mereka untuk meminta titik terang kemelut di organisasinya akibat rekomendasi dari DPRD Siantar tertanggal 17 Oktober 2018.

“Rekomendasi ditandatangani oleh Maruli Hutapea Ketua DPRD Siantar sebelumnya. Isinya, Federasi yang memiliki kewenangan untuk melakukan kegiatan ketenagakerjaan di Megaland adalah Federasi SPTI-KSPSI sesuai dengan surat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemko Siantar tertanggal 27 Mei 2005,” terang Dasma.

Hal ini, sebut Dasma menjadi dilema ketika rekomendasi ini dibuat berdasarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara sepihak. Artinya yang tercatat pada tanggal 27 Mei 2005 itu merupakan pengurus pendahulu atas nama Maurits Nainggolan.

“Sementara di Surat Keputusan (SK) Nomor : 062/DPP-SPTI-KSPSI/IV/2018 tentang pemecatan/pemberhentian dari anggota maupun pengurus SPTI-KSPSI Siantar terhadap saudara Maurits Nainggolan,” tuturnya.

Menurutnya, rekomendasi yang sempat dikeluarkan Ketua DPRD Siantar sebelumnya harus diperbaiki secara total.

Lanjutnya, Komisi I DPRD Siantar periode sebelumnya membentuk tim untuk menelusuri persoalan di tubuh SPTI-KSPSI unit Megaland.

“Ini menghasilkan keluarnya rekomendasi dari Komisi I kepada Ketua DPRD yang isinya agar dualisme di tubuh organisasi itu diselesaikan secara internal. Yang kedua, setelah tercapai kesepakatan maka hasilnya disampaikan kepada Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Sayangnya, sejumlah anggota Komisi I sebelumnya tidak duduk kembali sehingga rekomendasi itu tidak ditindaklanjuti,” tandas Dasma.

Menanggapi hal ini, Andika Prayogi Sinaga menyampaikan, pihaknya akan menindaklanjuti hal itu dan melakukan rapat kembali dengan mengundang pihak Disnaker Siantar.

“Segala rekomendasi atau pun berkas yang dibutuhkan agar segera dilengkapi untuk rapat selanjutnya,” papar Andika.

Ditambahkan Tongam Pangaribuan, agar Federasi SPTI-KSPSI menyerahkan rekomendasi terbaru ke Disnaker Siantar. (Elisbet)