KONI Asahan Berikan Uang Saku Bagi Atlet PON Papua 

Para pengurus KONI Asahan bersama para atlet yang mengikuti PON tahun 2021 di Papua.

Asaahan, Lintangnews.com | Sebagai dukungan Pemkab Asahana dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memberikan uang saku sebesar Rp 130 juta untuk 12 orang atlet dan 1 orang pelatih yang ikut kontingen Provinsi Sumatera Utara pada Pekan Olahraga Nasionala (PON) ke XX tahun 2021 di Papua.

Atlet Asahan yang mengikuti PON yakni, Agustina Manik (lari 400 meter dan 800 meter), Safwan Hafiz Nasution (lompat tinggi dan jauh), serta Prans Rosepel Hutajulu (tinju kelas 46 kg), Abu Sofyan (kelas 56 kg) dan Panji Ramadhan (kelas 60 kg).

Selanjutnya cabang olahrga (cabor) sepak bola yakni, Bambang Rahmad Hidayat dan Rio Syahputra Damanik. Pencak silat, Lukman Hakim Matondang (kelas G 70-75 kg) putra, serta Afriani Laurensia Barus (kelas B 50-55 kg putrid). Bulu Tangkis M Robby Darwis berpasangan dengan Tedy Handoko di ganda putra. Terakhir, bola voli, Muhammad Nizwar.

Kemudian pelatih tinju, Liston Tampubulon dan masing-masing diberikan uang saku sebesar Rp 10 juta.

Ketua KONI Asahan, Harris didampingi Bendahara, Anda Rambe menjelaskan pemberian uang saku iitu sebagai dukungan Pemkab Asahan dan pihaknya dalam memompa semangat atlet untuk mendapatkan prestasi di PON XX Papua.

“Kita tidak mau memasang target, namun atlet Asahan bisa bertanding tanpa beban, sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk Sumut dan Asahan,” jelas Harris, Selasa (21/9/2021)

Tidak hanya itu, untuk memberikan motivasi setiap atlet Asahan yang mendapatkan medali, tentunya akan dihargai dengan menyiapkan bonus. KONI sudah mengajukan anggaran ke Pewmkab Asahan untuk para juara PON, medali emas akan diberikan sebesar Rp 150 juta, perak Rp 100 juta dan perunggu Rp 50 juta.

“Angka itu masih tergolong sedikit, tetapi merupakan bagian pembinaan atlet, bahwa setiap prestasi akan dihargai dan menjadi motivasi bagi atlet pemula,” jelas Harris. (Heru)