Warga Berikan Tanda Jalan Provinsi Rusak di Pangkatan Sampai Negeri Lama  

Warga memberikan tanda kondisi Jalan Lintas Provinsi yang rusak di Kabupaten Labuhanbatu.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Jalan Lintas Provinsi mulai dari Kecamatan Pangkatan menuju Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu merupakan akses utama masyarakat dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

Namun kondisinya pada saat ini menjadi perhatian semua elemen masyarakat Pantai Pesisir Labuhanbatu.

Pantauan wartawan, Selasa (21/9/2021), Jalan Provinsi dari Pangkatan menuju Bilah Hilir lebih kurang sepanjang  17 kilometer terlihat persis di sekitar badan jalan berlubang atau rusak dipilok warna hitam dan angka.

Kemungkinan ini menunjukan situasi kondisi jalan sangat meresahkan masyarakat terutama pengendara  dan dapat mengancam nyawa manusia. Kemungkinan tujuan memberi tanda ini apakah ada tindak lanjutnya.

S Ritonga (49) warga Kecamatan Bilah Hilir mengatakan, tanda angka sepanjang Jalan Provinsi itu memberikan masukkan dan informasi pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Pemkab Labuhanbatu agar membangun atau memperbaikinya. Karena saat ini membutuhkan perhatian serius, dan jika belum juga ada tanggapan kemungkinan ada tindak lanjut dari masyarakat.

“Kami mengharapkan perhatian serius dalam membangun atau memperbaiki Jalan Provinsi menuju Pesisir Pantai Labuhanbatu meliputi Kecamatan Pangkatan, Bilah Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah dan Panai Hilir. Jika kondisi rusak, maka lumpuh lah semua aktivitas masyarakaat  Pesisir Pantai Labuhanbatu, namun kami tetap taat membayar pajak,” paparnya.

Ada 122 titik lubang diinventarisasi mulai dari Pangkatan sampai Negeri Lama. Selain itu, ada juga data yang lain mendukung jalan yanag kondisinya berbahaya dan dapat mengancam nyawa manusia. Ini belum lagi jalan yang bergelombang, badan beram jalan sudah longsor, rambu-rambu dan musim hujan air tergenang.

“Kita berharap, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur, Musa Rajekshah memperhatikan masyarakat Pesisir Pantai Labuhanbatu. Dalam waktu dekat ini beberapa perwakilan masyarakat akan menindaklanjuti maupun pengumpulan bahan keterangan berhubungan dengan kondisi jalan yang rusak dan semoga menjadi perhatian pihak terkait,” sebut Ritonga. (Sofyan)