Korwil Pendidikan Dolok Panribuan dan 3 Pengawas Diduga Jarang Ngantor

Ruang kerja Korwil Pendidikan Dolok Panribuan dalam keadan kosong dan berantakan oleh susunan buku dagangan yang diduga akan didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Simalungun, Lintangnews.com | Terhitung masih sekitar seminggu sebagai Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Aman Sitorus, bersama 3 orang Pengawas TK/SD dan Olah Raga yakni, Togu Siburian, Saber Purba dan R Purba, serta salah seorang staf, Joni Simanjuntak diduga malas masuk kantor, termasuk menandatangani daftar hadir.

Hal itu dibuktikan berdasarkan daftar hadir dari tanggal 5 sampai 9 Agustus 2019, tanpa tanda tangan Aman Sitorus bersama ketiga Pengawas dan staf dimaksud.

Togu Siburian saat ditemui di kantor Korwil Pendidikan Dolok Panribuan, Senin (12/8/2019) awalnya mengaku, Aman Sitorus mengikuti rapat ke Dinas Pendidikan (Disdik). “Ke dinas, rapat dan sama pengawas yang lain,” ucapnya.

Namun ketika disinggung apakah Aman Sitorus tidak masuk kantor dari pagi, Togu justru membantahnya. “Habis dari Lapangan ke Raya dipanggil semua Korwil,” katanya.

Lembaran daftar hadir yang tidak bertanda tangan.

Disinggung mengenai daftar hadir yang tanpa tanda tangan Aman Sitorus, Togu menyebutkan, ini karena Marolop Panjaitan masih ngotot sebagai Korwil.

“Ini karena Marolop Panjaitan ngotot masih Korwil. Jadi, Korwil sekarang gak menandatangani. Nanti jadi masalah,” sebutnya, sembari mengaku tinggal di Tiga Dolok.

Terpisah, Marolop Panjaitan, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler menjelaskan, dirinya bukan ngotot dengan jabatan Korwil itu. “Tetapi pergantian itu tanpa sepengetahuan bidang Tendik,” jelasnya.

Marolop menyampaikan, pergantian itu sekitar seminggu lalu dan sistem ibarat gaya preman. “Selasa minggu lalu pergantian. Datang dia (Aman Sitorus) menunjukan Surat Keputusan (SK) dan menyatakan sudah Korwil. Seperti gaya preman lah pergantiannya,” paparnya. (rel/zai)