Laka Lantas Maut di Jalan Siantar-Parapat Km 33, Ini Daftar Nama Korban

Bus Sibual-Buali yang terguling di Jalan Siantar-Parapat Km 33-34.

Simalungun, Lintangnews.com | Kecelakan lalu lintas (laka lantas) maut kembali terjadi di Jalan Siantar-Parapat persisnya di Km 33-34 Huta I Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (9/2/2019) sekira pukul 06.30 WIB.

Laka lantas yang terjadi antara bus Sibual-Buali nomor polisi (nopol) BB 7173 LF kontra mobil Isuzu Panther nopol BK 1640 KY itu mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 2 luka berat dan 25 orang alami luka ringan.

Informasi dihimpun, Minggu (10/2/2019), berikut nama-nama korban yakni Rudi Harianto Sianturi (47) pengemudi Isuzu Panter warga Aek Dolok Desa Paranginan Utara, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) luka ringan dan berobat jalan.

Sementara penumpangnya yakni, Marjuki Sianturi (31) warga Lumban Sipeak Desa Paranginan Utara, Kecamatan Paranginan, alami luka dan di rawat di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Kota Siantar.  Swandi Siburian (28) warga Lumban Barat Kecamatan Paranginan mengalami patah tulang kaki sebelah kanan dan dirawat di RSVI Siantar.

Selanjutnya, Maharsak Sianturi (46) warga Lumbam Sipeak Desa Paranginan Utara mengalami luka robek bagian telinga kanan dan pelipis mata kanan dirawat di Klinik Tiga Balata.

Kondisi mobil Isuzu Panther yang ringsek.

Sementara pengemudi bus Sibual-Buali, Henri Togatorop (34) warga Unduk Sanggar Desa Siboru Torop, Kecamatan Paranginan, alami luka berat dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Penumpang bus yakni. Soven Rajagukguk (58) warga Kelurahan Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengalami luka ringan dan dirawat di RSVI Siantar.

Ramses Simare-mare (31) warga yang sama alami luka ringan dirawat di RSVI. Tiar Rajagukguk (50) luka robek pada pipi sebelah kanan dan dirawat di RSVI.

Berikutnya, Sontaria Siburian (73) alami luka ringan. Rinda Simamora (42) luka robek di hidung dan bibir. Tinorma Rajagukguk (68) alami luka ringan.

Pahala Rajagukguk (37), Nurmian Aritonang (52), Riana Sianturi (70), April Meliakho Nrhemia (36), Rasma Rajagukguk (69) dan Hasoloan Rajagukguk (66).

Petugas Unit Laka Polres Simalungun saat melakukan olah TKP.

Pamatar Rajagukguk (50), Kelenia Ompusunggu (73), Rosanta Sianturi (37), Jurida Sianturi (48), Nurintan Simangunsong (20), Nurlenny Ambarita (7 bulan), Marita Manurung (42), Derima Rajagukguk (60), Marlina Sianturi (46) dan Bonur Siburian (46).

Keseluruhan warga yang sama mengalami luka ringan dan dirawat di RSVI. Sementara, Nurlenny Ambarita mengalami luka berat dan dirawat di ICU RSVI.

Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendri ND Barus melalui Kanit Laka, Iptu Amir Mahmud memaparkan, diduga sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas mobil Isuzu Panther Melaju dari arah Parapat menuju Kota Siantar dengan kecepatan tinggi.

“Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), berupaya mendahului bus Sibual-Buali yang berada di depan satu arah jurusannya dengan mengambil jalur kanan. Namun mobil hilang kendali, sehingga menabrak bagian kanan bus. Lalu oleng ke kanan dan mobil menabrak pagar rumah warga,” sebut Iptu Amir.

Sementara bus oleng ke kiri menabrak pohon mahoni di beram jalan sebelah kiri. Ini menyebabkan bus pun terguling dan pengemudi tewas di TKP. (zai)