Lansia di Samosir Alami Gangguan Penglihatan Usai Divaksin, Ternyata Menderita Katarak

Basaria Siregar saat dipapah anaknya perempuannya.

Samosir, Lintangnews.com | Pasca penyuntikan Vaksin Covid-19 di Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosi pada 28 Mei 2021 lalu, Basaria Boru Siregar (74) mengalami gangguan penglihatan.

Menyadari kondisi itu, perempuan lanjut usia (lansia) ini tidak bisa lagi melakukan aktivitasnya. Saat ini Basaria tinggal bersama anaknya perempuannya dan menantunya di Desa Huta Namora, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Kondisinya saat ini mengalami gangguan pendengaran, sehingga orang-orang yang berbicara harus mengeluarkan suara kencang agar Basaria siregar bisa mendengarnya.

Awak media bersama Kepala Desa (Kades) Huta Namora, Ihut Malau mengunjungi Basaria, Jumat (25/6/2021).

Ketika diwawancarai, Basaria mengatakan, kondisinya saat ini tidak bisa lagi melihat sempurna dan harus dipapah. Begitu juga dirinya mengalami gangguan pendengaran dan kepalanya juga terkadang merasa pusing.

“Berharap kepada Pemkab Samosir agar mengobati saya. Ini agar saya bisa melihat lagi wajah anak-anak maupun orang lain,” sebutnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Samosir, Rohani Bakkara mengatakan, dirinya baru mengetahui kondisi Basaria setelah beredarnya informasi itu di media sosial (medsos).

“Kita langsung berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas (Kapus) Mogang, Elya Nora Girsang. Ini karena lokasi vaksinasi yang dilakukan pada pasien di wilayah mereka,” tukasnya.

Pihaknya meminta penjelasan secara teknis tahapan yang harus dilakukan pada pasien vaksinasi.

“Ternyata mereka sudah menjelaskan sesuai dengan prosedur, dari segi teknis pasien sudah lulus dari penelitian atau uji screaning, maka dilakukanla vaksinasi,” ujar Rohana.

Secara terpisah, Jumat (25/6/2021) malam, anak perempuan menelepon wartawan, jika dokter sudah melakukan pemeriksaan terhadap Basaria. Ternyata ibu mereka diketahui menderita katarak, sehingga mengalami gangguan penderitaan.

Sebagai bukti pendukung, anak Basaria mengirimkan beberapa foto hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter. (Tua)