Laporan Warga Tambun Nabolon Air Mati, Dirut PDAM Tirtauli Bersama Humas Terjun ke Lokasi

Dirut PDAM Tirtauli, Zulkifli Lubis didampingi Kabag Humas dan Protokoler, M Hammam Sholeh, Camat Siantar Martoba, Arri Sembiring dan Lurah Tambun Nabolon Pedi Arianto Sitopu turun ke lokasi rumah warga. 

Siantar, Lintangnews.com | Wali Kota Siantar, Hefriansyah  mendapat laporan sekitar 8 Kepala Keluarga (KK) di Jalan Perbatasan, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, mengalami kesulitan air bersih akibat air PDAM Tirtauli mati.

Mendapat laporan itu, Wali Kota segera memerintahkan Kabag Humas Pemko Siantar, M Hammam Sholeh dan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtauli, Zulkifli Lubis untuk segera turun mengecek ke lokasi.

Rabu (21/8/2019)  pagi, peninjauan dilakukan dengan didampingi Camat Siantar Martoba, Arri Sembiring dan Lurah Tambun Nabolon, Pedi Arianto Sitopu turun ke lokasi mencek kendala yang dialami warga.

Aliyati Purba bersama warga lainnya mengaku, beberapa hari terakhir pasokan air bersih ke rumah mereka mati. “Kadang hidup kecil dan mati. Akibatnya beberapa hari ini kami kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Usai mencek langsung bersama tim Teknik PDAM Tirtauli, Zulkifli mengatakan, ada 8 unit rumah yang pasokan airnya terhambat. Bahkan ada 1 unit rumah yang total mati dalam beberapa hari ini. Kendala utama adalah posisi letak rumah pelanggan yang berada pada punggung (seperti puncak parabola), sehingga tekanan air tidak mampu menjangkaunya.

Sambungnya, pembagian sulit mengontrolnya karena perbedaan  jumlah pelanggan di lokasi itu dengan daerah sekitarnya sangat jauh. “Di lokasi ini paling ada puluhan pelanggan. Sementara daerah lainnya sampai ribuan pelanggan,” terang Zulkifli.

Solusi untuk jangka pendek, pihak PDAM Tirtauli akan benar-benar mengontrol agar pada jam jam tertentu tetap ada air dan ditambah akan membuka kran di dekat rumah pelanggan. Dilokasi  Dirut PDAM beserta Tim Teknik PDAM langsung mengecek kendala yang dimaksud. (Elisbet)