Larikan Septor Tetangga, Oknum ASN Disdik Tebingtinggi Ditangkap Warga

Korban pemilik sepeda motor saat membuat pengaduan ke kantor polisi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Selama 13 hari dalam pelarian atas kasus penggelapan sepeda motor milik tetangganya, Oknum Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang disebut-sebut bekerja di Dinas Pendidikan (Disdik) Pemko Tebingtinggi, akhirnya berhasil ditangkap, Senin (25/2/2019) sore.

Oknum ASN bernama Hamdan (50) itu kini ditahan Polres Tebingtinggi, karena melarikan sepeda motor teman sekantornya.

Hebatnya lagi, oknum ASN ituditangkap Imran selaku family (keluarga) korban di sebuah warung kopi dan langsung dibawa ke Polres Tebingtinggi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Tebingtinggi, melalui Kasat Reskrim AKP Ramadhani kepada wartawan membenarkan pelaku sudah ditahan atas laporan warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pemko Tebingtinggi, Pardamean Siregar mengaku, dirinya tidak tau bahwa anggotanya telah ditahan atas kasus penggelapan sepeda motor. “Besok saya akan cek di kantor,” paparnya.

Sekedar diketahui, Hamdan dilaporkan korban Lili Suryani sebagai pemilik sepeda motor yang saat itu dipakai oleh Pian di dekat Stadion Kampung Durian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi. Pian mengaku, sepeda motor itu dipakainya setelah menyewa dari Hamdan.

Imran mengatakan, kejadian berawal saat itu pelaku pada Sabtu (9/2/2019) sekira pukul15.00 WIB mendatangi rumah Lili untuk meminjam sepeda motor Honda Supra milik korban.

Saat itu, pelaku meminjam sepeda motor dengan alasan hendak membawa istrinya berobat ke klinik di Desa Pon, Kecamatan Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Merasa kasihan karena istri pelaku bekerja di kantin yang dikelolanya di sekolah Yayasan F Tandean Tebingtinggi, korban pun memberikan sepeda motor miliknya untuk dibawa.

Namun, setelah 3 hari dibawa pelaku, sepeda motornya belum juga dikembalikan. Merasa curiga, korban mencoba menghubungi melalui nomor ponsel pelaku, namun tidak aktif.

Setelah ditunggu tak ada kabar dari Hamdan, Senin (12/2/2019) sore, korban pun membuat laporan ke Polres Tebingtinggi.

Sebelumnya diketahui Handan bekerja sebagai pegawai penjaga sekolah di SD Negeri 2 di Jalan Pendidikan, Kota Tebingtinggi, (purba)