Pengedar Ekstasi dan Sabu ‘Dipelor’ Sat Narkoba Siantar, Bandarnya masih Berkeliaran 

Pelaku Irwan Efendi diamankan di kantor Sat Narkoba Polres Siantar.

Siantar, Lingtangnews.com | Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar berhasil meringkus pengedar narkotika jenis ekstasi dan sabu, Irwan Efendi Nasution alias Fendi (38) warga Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat.

Petugas meringkus Fendi, pada Minggu (24/2/2019) tidak jauh dari kediamannya tepatnya di depan kios rokok di Jalan Bola Kaki.

Kasat Narkoba, AKP Eduar Melalui Kasubbag Humas Iptu Resbon Gultom membenarkan penangkapan tersebut, Senin (25/2/2019). Iptu Resbon menyampaikan, sebelumnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Bola Kaki ada seorang pria akan bertransaksi narkoba.

Untuk memastikan informasi yang diterima, kemudian petugas langsung menuju lokasi melakukan penyelidikan. Setiba di lokasi, petugas melihat Fendi sedang duduk-duduk dan langsung dilakukan penangkapan.

“Kemudian petugas melakukan penggeladahan terhadap Fendi. Dari kantong celana depannya sebelah kiri ditemukan 3 paket narkotika diduga jenis sabu. Sementara dari kantong celana depan sebelah kanan ditemukan handphone (HP) merk Vivo dan Samsung,” kata Iptu Resbon.

Tanpa ditanya lebih lanjut, Fendi mengakui masih menyimpan barang bukti di rumahnya. Lalu petugas membawa Fendi menuju kediamannya. Setiba di rumahnya, petugas langsung menggeledah ruang kamar Fendi.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti dari atas lemari kain yakni, 1 buah kotak sepatu warna hitam yang berisi 1 paket besar sabu, 5 paket kecil sabu, 6 buah plastik klip berisi pil warna biru narkotika jenis ekstasi yang totalnya sebanyak 460 butir, 2 bungkus plastik klip kosong, 8 buah pipet, 2 buah sendok terbuat dari plastik, 1 buah timbangan digital dan 1 buah dompet warna merah.

Barang bukti yang diamankan petugas.

Ketika diinterogasi petugas, Fendi mengakui barang bukti yang ditemukan, ia terima dari Rego warga Kampung Banjar, Kecamatan Siantar Barat. Tidak mau buruannya lepas petugas langsung menuju lokasi.

Namun Fendi mengarahkan petugas ke Kecamatan Siantar Marihat untuk mengejar keberadaan Rego, tetapi tidak ketemu.

Ketika di perkebunan sawit Marihat, Fendi permisi untuk buang air kecil. Lalu petugas menurukannya dari mobil dan saat itu juga Fendi berusaha melarikan diri.

Petugas Sat Narkoba melakukan tembakan peringatan ke udara sembari mengejar Fendi. Namun, Fendi tidak menghiraukan. “Petugas pun langsung melakukan tembakan terukur ke arah kaki kiri Fendi,” pungkas Iptu Resbon.

Selanjutnya Fendi dan seluruh barang bukti di bawa ke kantor Sat Narkoba Polres Siantar untuk dilakukan penyidikan.

Sementara Rego sampai saat ini belum ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO). “Belum (DPO), kita masih berupaya mengejar fakta-fakta yang mengarah sama dia (Rego),” tandas Iptu Resbon mengakhiri. (irfan)