LKPj Bupati 2018 di Silaen Diwarnai Bantuan Ternak Mati Ribuan Ekor

Suasana LKPj yang digelar di Kecamatan Silaen.

Tobasa, Lintangnews.com | Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupari Toba Samosir (Tobasa) di Kecamatan Silaen tentang Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kisruh akibat matinya ribuan ternak, bantuan Dinas Ketahanan Pangan kepada 4 kelompok tani (poktan) dari 2 Desa.

Kinerja seluruh OPD itu dipaparkan dalam LKPj Bupati yang digelar di kantor Kecamatan Silaen pada Sabtu (4/5/2019).

Yang menjadi topik hangat pembicaraan dalam LKPj itu dari Dinas Ketahanan Pangan, dimana bantuan berupa ternak ayam sebanyak 1.000 ekor untuk 2 koptan, di Desa Sitorang I diketahui semuanya mati.

Termasuk bantuan ternak itik yang diberikan kepada 2 poktan Desa Pintu Batu, yang berjumlah 500 ekor juga mati tak bersisa.

Seperti dikatakan, Kepala Balai Penyuluh Kecamatan (BPK) Silaen, Lilis Panjaitan kepada DPRD Tobasa,.

“Ada 4 kelompok yang mendapat bantuan ternak ayam dan itik di Kecamatan Silaen. Di Desa Pintu Batu ada Poktan Silamosik dan Sibunibuni. Sementara Desa Sitorang I, Poktan Janji Nauli dan Lamganda.

Namun saat anggota dewan, Tua Parasian Silaen dan Hendra Silaen menanyakannya, apakah 1.500 ternak itik dan ayam yang diberikan kepada 4 poktan itu mati atau tidak, justru Lilis Panjaitan bungkam.

Menjawab pertanyaan DPRD, Perangkat Desa Sitorang I, Boru Sihombing menerangkan, bantuan ayam di desanya mati semua sebanyak 1.000 ekor dan penyakit ayam menular ke ayam warga.

Begitu juga bantuan itik sebanyak 500 ekor di Desa Pintu Batu. Menurut Sekretaris Desa, Jamson Panjaitan, jika semua ternak itik itu mati. (asri)