Luka Sajam dan Darah, Motif Penemuan Mayat Perempuan di Kebun Laras masih Misterius

Petugas mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian.

Simalungun, Lintangnews.com | Adi Susanto (24) warga Huta III Nagori Silo Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun adalah anak kandung perempuan, Ngatinem (42) yang ditemukan pengembala sapi dalam keadaan telungkup tidak bernyawa di lahan Afdeling III PTPN IV Kebun Laras di Nagori Silo Bayu Kecamatan Gunung Maligas, Selasa (19/3/2019).

Dirinya tidak mengetahui penyebab kematian ibu kandungnya tersebut. Karena terakhir kali bertemu dengan korban sekira 2 minggu yang lalu. Hal itu diungkap Adi menanggapi interogasi pihak Polsek Bangun.

Selain dari anak kandung wanita malang yang diduga tewas terbunuh sebab didapati ada luka bekas tusukan benda senjata tajam (sajam) pada bahu bagian kanan dan bersimbah darah, Polsek Bangun juga menginterogasi abang korban.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan mendatangi lokasi TKP penemuan mayat perempuan diduga korban pembunuhan.

Abang kandung korban bernama Kliwon (68) warga Huta 3 Nagori Silo Bayu juga memberi pernyataan yang sama. Walau ditemukan bekas luka diduga akibat sajam dan ada bercak darah, Polsek Bangun menyatakan, motif masih dalam penyelidikan.

“Dugaan sementara diduga korban dibunuh, hal itu tampak dari bekas luka diduga akibat sajam pada punggung dan bercak darah yang ditemukan. Namun motif masih dalam penyelidikan. Selain keduanya, keponakan, teman dan 2 orang warga yang menemukan jasad korban juga kita interogasi,” ucap  Kapolsek Bangun, AKP Putra Jani Purba.

Dia juga menuturan, Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan juga turut turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai menerima laporan adanya penemuan mayat itu.

Petugas identifikasi Polres Simalungun saat melakukan cek dan olah TKP.

“Kapolres juga mengucapkan turut berduka cita dan menghimbau keluarga serta warga untuk memberi informasi terkait kejadian tersebut,” sebut AKP Putra. (zai)