Mahasiswa dan Mahasiswi UNHKBP Dibekali Pengetahuan Kepemiluan

Brosur kegiatan talk show 'Warnai Jarimu Untuk Bangsamu’.

Siantar, Lintangnews.com | Ratusan mahasiswa-mahasiswi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPNP) dibekali pengetahuan kepemiluan, Rabu (6/3/2019).

Acara talk show dengan tema ‘Warnai Jarimu Untuk Bangsamu’ itu difasilitasi Yayasan Rumah Mawar Indonesia, UHKBPNP, KPUD dan Polres Siantar.

Rektor UHKBPNP, Sanggam Siahaan mengatakan, Pemilihan Umum (Pemilu merupakan sarana demokrasi untuk setiap orang untuk menggunakan hak pilihnya. Menurutnya, mahasiswa sebagai bagian dari kaum millennial dan generasi penerus bangsa, penting mengetahui sistim Pemilu Serentak yang akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019 mendatang.

“Melalui Pemilu akan lahir pemimpin publik yang di semua tingkatan. Kegiatan ini tentunya akan menambah wawasan bagi para mahasiswa tentang Pemilu,” ujar Sanggam.

Sementara yang menjadi narasumber yakni, Ketua KPUD Kota Siantar, Daniel Dolok Sibarani, Kapolres AKBP Heribertus Ompusunggu, Founder era.id & Magna Indonesia, Bane Manalu, serta R Nawarin Putri dari Rumah Mawar Indonesia & PT Roganda Gracia Artha.

Dalam paparannya, Bane Manalu menyampaikan pesan kepada mahasiwa untuk bisa membuat content sosial media (sosmed) yang menarik dan viral serta mengedukasi publik. Bane juga menyinggung demokrasi saat ini baik di antara yang terburuk. “Kaum millenial itu keren,” imbuhnya.

Sementara R Mawarni Tampubolon mengajak para anak muda dan pemilih pemula untuk menjadi pemilih yang bijak, cerdas, jujur dan ikut serta dalam mensukseskan pesta demokrasi. Suasana semakin meriah saat Mawarni yang akrap disapa Mawar berinteraksi dengan para audiens dengan melakukan tanya jawab.

Sedangkan Daniel Dolok Sibarani menjelaskan peraturan yang ada dalam Pemilu kali ini, seperti perubahan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan mengajak para millennial untuk aktif mengawasi jalannya Pemilu bulan April mendatang. Daniel juga menjelaskan batas akhir pindah memilih pada tanggal 16 Maret 2019 nanti.

“Pertanyaan adik-adik (mahasiswa) apakah boleh pindah memilih, saya jawab boleh. Tentu ada syaratnya seperi mengisi formulir A5 dan batas akhir 16 Maret,” jelasnya.

Sedangkan Kapolres AKBP Heribertus Ompusunggu lebih menekankan bagaimana melawan hoax yang bertebaran di linimasa sosmed.

Mawarni kepada wartawan mengatakan, acara yang digagasnya adalah bentuk kepeduliannya untuk meningkatkan partisipasi pemilih millennial yang mencapai 30 persen.

Dia menuturkan, jika Pemilu sebelumnya partisipasi pemilih pemula cukup rendah. Melalui talk show ini, Mawar berharap partisipasi kaum millennial meningkat.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Nommensen itu berlangsung meriah dan menarik para peserta, karena diberikan kemasan hiburan dan talkshow yang digabungkan dengan penampilan band lokal. (rel)