Mangapul Purba : Siap Dipecat dari Partai Jika Terlibat Perambahan Hutan

Mangapul Purba.

Simalungun, Lintangnews.com | Beredarnya informasi keterlibatan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Mangapul Purba terkait perambahan hutan di Kabupaten Simalungun, disangkal yang bersangkutan.

Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumatera Utara itu mengakui pernah menjalin kerja sama sebelumnya dengan PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL), namun tidak pernah terlibat dalam perambahan hutan di Kabupaten Simalungun.

“Saya pernah sebagai kontraktor di TPL. Tetapi saya tidak ada terlibat perambahan hutan,” kata Mangapul ketika ditemui di Centre Pemenangan, Jalan Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (3/2/2019) sore.

Mangapul juga menuturkan, sudah menghubungi pihak Dinas Kehutanan (Dishut) Sumatera Utara atas informasi yang beredar menyebutkan dirinya terlibat perambahan hutan. Bahkan Mangaul sudah menjelaskan isu itu kepada Ketua PDI-P Pusat di Jakarta.

“Saya klarifikasi langsung kepada Dishut. Dan jawaban yang mereka sampaikan kepada saya, ‘ketua tidak ada masalah’,” kata Mangapul menirukan pernyataan pihak Dishut.

Ketika ditanyakan apakah isu itu ada kaitannya dengan kepentingan politik dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019, Mangapul mengaku tidak mempermasalahkannya.

“Soal itu saya tidak mempermasalahkannya. Kalau pun ada, ya biarlah Tuhan yang akan membalasnya,” sebut Mangapul sembari tertawa.

Mangapul mengaku, atas informasi miring yang beredar, membuat dirinya terbebani dan merasa sangat dirugikan. “Saya berharap kepada media untuk dapat membantu menyebarkan informasi yang disampaikann, bahwa tudingan itu tidak benar,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan, apabila benar dirinya ada terlibat perambahan hutan sesuai isu yang beredar, maka siap dipecat dari kader PDI- dan Caleg DPRD Sumut. (irfan)