Marak Penebangan Hutan Lindung di Pinggiran Danau Toba Diback Up Oknum Wartawan

Cek tunggul di lokasi penebangan yang dilakukan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sumut.

Toba, Lintangnews.com | Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sumatera Utara dan Polres Toba amankan pelaku pembalakan liar (Illegal logging) di Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Kamis (29/7/2021) lalu sekira pukul 10.30 WIB.

Dari lokasi itu, petugas mengamankan 1 unit alat berat penarik kayu (skider), 1 unit truk Colt Diesel dan 23 batang kayu pinus yang sudah dipotong.

Informasi yang dihimpun,diduga pelaku illegal logging seorang pengusaha asal Kecamatan Silaen,Kabupaten Toba berinisial TS dan diback up oknum wartawan yang merupakan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapanuli Raya, Andrey Simatupang selaku Humas Yayasan Kelompok tani.

Rita Marbun, salah seorang warga sekitar mengatakan, kegiatan itu sudah berjalan hampir 2 bulan.

“Ada Humasnya marga Simatupang, katanya Ketua IJTI Tapanuli Raya. Terkait kegiatan penebangan di lokasi berhubungan dengan dia. Dia meminta kepada saya supaya jangan dinaikkan ke media (diberitakan),” ucap Rita, Senin (9/8/2021).

Andrey Simatupang saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) terkait penebangan kayu itu belum membalasnya.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IV Balige, Leonardo Sitorus membenarkan Dishut Sumut dan Polres Toba mengamankan alat berat dan kayu pinus dari penebangan hutan di Desa Motung.

“Benar kita bersama Polres Toba ke lokasi. Saat kita cek titik koordinat ternyata benar penebangan itu masuk kawasan hutan Llndung dan kini barang bukti sudah diamankan di Polres Toba,” ucap Leo.

Kepala KPH IV Balige, Leonardo Sitorus.

Terkait maraknya penebangan hutan di kawasan wisata super prioritas Danau Toba,Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Panca RZ Simanjuntak menyatakan sikap tegas pasti memberantas aktifitas ilegal logging di Sumut. Khususnya di kawasan Danau Toba.

“Berbicara masalah kejahatan lingkungan tidak usah tawar menawar dengan saya, kita akan tindak tegas,” tegas Kapoldasu disela-sela peninjauan vaksinasi massal di Sopo Partungkoan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Senin (9/8/2021).

Disinggung sanksi bakal diterapkan kepada pelaku ilegal logging di Desa Motung, Irjen Pol Panca mengarahkan awak media melakukan koordinasi perkembangan penanganan hukumnya dengan Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya.

“Biar Kapolres yang urus teman-teman (wartawan). Tetapi sudah melihat sendiri bagaimana komitmen saya untuk mendukung destinasi super prioritas Danau Toba,” kata Kapoldasu.

Dia juga berharap peran aktif masyarakat membantu aparat Kepolisian agar melaporkan setiap ada kejanggalan mengenai persoalan lingkungan hidup di Danau Toba.

“Teman-teman masyarakat laporkan kalau ada hal-hal yang tidak sesuai aturan seperti di Toba kemarin sudah saya tangkap semua. Saya tegaskan itu, jangan dipancing-pancing saya, saya pasti akan proses tuntas, ” tegas Irjen Pol Panca.

Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Nelson Sipahutar mengatakan, pihaknya telah menetapkan tersangka dan sedang intensif menggelar proses sidik.

“Dari kawasan Badan Otorita Danau Toba (BODT) sudah ditetapkan tersangka. Pokoknya dari semua lokasi illegal logging (di Toba) sudah proses sidik,” sebut AKP Nelson. (Frengki)