Siantar, Lintangnews.com | Siantar Rap Foundation (SRF), grup rap asal Kota Siantar kembali mengukir prestasi dengan masuk ke dalam nominasi Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik dalam pengumuman nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2019.
Lagu ‘Pariban’ merupakan OST Pariban Idola Dari Tanah Jawa (The Movie) yang telah tayang di seluruh bioskop di Indonesia sejak 9 Mei 2019 lalu dibintangi Ganindra Bimo dan Atiqah Hasiholan.
Ini membawa SRF ke dalam nominasi ajang penghargaan AMI Awards 2019 yang digelar sebagai wadah apresiasi tertinggi bagi insan musik di Tanah Air.
“Ini merupakan kali pertama kita, SRF masuk menjadi nominasi dalam ajang penghargaan paling bergengsi bagi insan musik Tanah Air. Puji syukur kepada Tuhan dan mengucapkan terima kasih kepada AMI atas apresiasinya hingga karya kita bisa masuk nominasi di tahun 2019 ini,” ungkap Awenz salah satu personil SRF yang juga pencipta lagu ‘Pariban’ saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2019).
Dijelaskannya, dalam kategori Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik ini, dilansir dari situs ami-awards.com, lagu ‘Pariban’ dari SRF bersanding dengan lagu Lir llir (Krontjong Toegoe feat Waldjinah), Poco Poco (JFlow), Karna Su Sayang (Near feat Dian Sorowea) dan Hyang Giri (Dewa Budjana feat Soimah Pancawati).
“Untuk masuk menjadi nominasi saja suatu kebanggaan tersendiri bagi kita. Apalagi bisa membawa karya musik tradisional ke dalam ajang penganugerahan musik paling bergengsi ini,” ujar Awenz.
Seperti diketahui, SRF dibentuk pada 16 Agustus 2013 beranggotakan Awenz (Turntablist), Petrus Simarmata (Singer-Rapper), Alfred Klinton Manurung (Rapper) dan Alfred Reynaldo Sitanggang (Rapper).
Hingga saat ini, SRF telah merilis 4 studio album/LP, yaitu Batak Swag Ethnic (2014), Tobanese (2015), Sada Dua Tolu (2016) dan Buah Roh (2016).
“ Ini merupakan salah satu pencapaian spesial buat kita. Semoga dengan masuk menjadi nominasi AMI Awards di tahun ini, semakin memacu kita dan teman-teman di daerah untuk berkarya,” tambah Alfred Klinton.
Disampaikan, pada tanggal 11 Oktober 2019 lalu, SRF juga turut tampil dalam acara Pekan Kebudayaan Nasional 2019 yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Istora Senayan Jakarta, bersama dengan Jogja Hip Hop Foundation, Tuan Tigabelas dan Saykoji.
“Dengan adanya acara-acara seperti ini, kita dapat menunjukkan karya-karya musik tradisional di Tanah Air. Karena memang pada dasarnya kita, SRF terbentuk untuk berkarya di jalur budaya. Ditambah dengan pengumuman dari AMI Awards 2019 bahwasanya kita masuk menjadi nominasi membuat kita semakin bangga bisa berkarya di jalur budaya,” ungkap Petrus Simamata.
Disinggung soal rencana ke depan, SRF akan merilis studio album mereka di tahun depan.
“Untuk materi sudah selesai, hanya tinggal proses penggarapannya di studio. Tajuk albumnya sendiri, kita sudah dapat judul yaitu ‘Raptradisi’,” tambah Alfred Reynaldo.
“Semoga dengan adanya wadah-wadah ini, lebih membuka kesempatan untuk kita menunjukkan karya-karya musik budaya di industri musik Tanah Air,” tambah Awenz.
Penganugerahan AMI Awards 2019 kali ini adalah perhelatan ke 22 yang akan mengusung tema ‘Musik Bahasa Dunia’ dan akan disiarkan langsung pada Kamis, (28/11/2019) di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Elisbet)


