Masyarakat Mariah Dolok Laksanakan Marharoan Bolon Perbaiki Jalan Penghubung

Kegiatan marharoan bolon di Nagori Mariah Dolok, Kecamatan Dolok Silou.

Simalungun, Lintangnews.com | Masyarakat Nagori Mariah Dolok, Kecamatan Dolok Silou, Kabupaten Simalungun melaksanakan marharoan bolon (gotong royong) memperbaiki jalan di daerah itu, Sabtu (26/6/2021).

Menurut Camat Dolok Silou, Agusti Ginting, kegiatan ini merupakan tindak lanjut program Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun yang digagasi Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga. Dia menuturkan, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan masyarakat Kecamatan Dolok Silou untuk menyukseskan program tersebut.

“Ini juga sebagai persiapan untuk melaksanakan marharoan bolon dalam skala lebih besar pada Sabtu depan bersama dengan masyarakat Nagori Saran Padang,” kata Agusti.

Semua kebutuhan seperti material untuk memperbaiki jalan bersumber dari swadaya masyarakat.

Menurut Agusti, sasaran kegiatan marharon bolon adalah jalan penghubung 4 Nagori yakni Nagori Mariah Dolok, Silou Marawan, Huta Saing dan Bosi Sinombah. Diketahui merupakan satu-satunya jalan yang digunakan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk sebagai sarana untuk menjual hasil pertanian.

“Ada lebih kurang 7 Km pajang jalan ini yang menghubungkan 4 Nagori, namun yang rusak parah sekitar 300 meter di Huta Dolok Maraja Nagori Saran Padang berbatasan dengan Nagori Mariah Dolok yang melintasi Bah Tolong. Rencana kami akan melakukan pengecoran dan pengaspalan jalan rusak maupun parit melalui swadaya,” jelas Agusti.

Dirinya berharap, dengan diperbaikinya jalan itu apat meningkatkan perekonomian masyarakat petani. Pasalnya  selama ini hanya karena kerusakan jalan itu hasil produksi petani menjadi murah. Sementara itu harga pupuk dan saprodi (sarana produksi) pertanian mahal.

“Jadi masyarakat merasa rugi, padahal hasil produksi pertanian di Kecamatan Dolok Silou cukup baik,” ujar Agusti.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Simalungu, Wasin Sinaga memyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tetap nenerapkan protokol kesehatan (prokes) di setiap aktivitas sehari-hari, meskipun melakukan kegiatan gotong royong.

“Kita juga mengharapkan kepada para Camat dan Pangulu/Lurah untuk senantiasa mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan prokes dimana pun berada dan beraktifitas,” sebutnya. (Rel/Zai)