Memajukan Homestay Perlu Peran dan Partisipasi Masyarakat

Tobasa, Lintangnews.com | Bimbingan teknis (bimtek) bidang pengelolaan homestay dilaksanakan Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Rabu (25/9/2019), di Hotel Serenauli, Laguboti.

Ini menindaklanjuti surat Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Pariwisata Palembang No 016.009/SB/P3M/PTP-V/Kempar/2019 tanggal 19 September 2019, tentang permohonan melaksanakan bimbingan teknis Destinasi Super Prioritas Danau Toba.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pariwisata  dan Kebudayaan Pemkab Tobasa, Audi Murphy Sitorus mengapresiasi pelaksanaan bimtek itu.

“Kita layak mengapresiasi sekaligus berterimakasih terkait pelaksanaan bimtek Pengelolaan homestay di Tobasa. Sebab Politeknik Pariwisata Palembang dan Medan memberikan pemaparan secara akademis, untuk memajukan pengelolaan homestay untuk kita,” tuturnya.

Bimtek ini nantinya dapat menjadikanpelaku wisata homestay yang profesional. Atau setidaknya memiliki perbedaan dengan pelaku yang belum melakukan bimtek.

“Namun yang terpenting untuk memajukan pariwisata diTobasa, pentingnya sinergitas sesama pemangku kepentingan bidang pariwisata,” pungkas Audi Murphi.

Dosen Politeknik Pariwisata Palembang, L Suhairi Hazisma memaparkan, homestay atau pondok wisata yaitu, penyediaan akomodasi berupa bangunan rumah tinggal yang dihuni  pemiliknya dan dimanfaatkan sebagian untuk disewakan, dengan memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari pemiliknya.

Dimana gambaran atau tujuannya, untuk meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat pedesaan dalam industri pariwisata, mengurangi perpindahan penduduk pedesaan ke kota.

“Adapun konsep homestay fokus kepada gaya hidup dan pengalaman berwisata. Demikian juga atraksi utama homestay merupakan keunikan gaya hidup kegiatan budaya dan ekonomi pedesaan,” terang Suhairi.(asri)