Mendes PDTT Berjanji Segera Berkunjung ke Samosir

Foto bersama Menteri Desa PDT dan Transmigrasi, Halim Iskandar bersama Bupat Samosir, Vandiko Gultom dan rombongan.

Samosir, Lintangnews.com | Bupati Samosir, Vandiko Gultom didampingi Wakil Ketua DPRD, Pantas Marroha Sinaga, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rudi SM Siahaan, Kadis PERAKPP, Hut Isasar Simbolon, Kadis PPAMD, Amon Sormin dan Plt Kadis PUPR, Sarimpol Simanihuruk, melakukan audiensi pada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Halim Iskandar, Kamis (24/6/2021).

Turut hadir mendampingi Menteri menerima rombongan Bupati Samosir yakni, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Harlina Sulistyorini bersama Sesditjen.

Bupati menyampaikan  berbagai usulan dan program yang didasari pada potensi di Kabupaten Samosir sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Di antaranya program pengembangan sarana prasarana desa wisata, pengembangan desa wisata yang dikelola BUMDes, pengembangan kawasan perdesaan prioritas nasional Pasir Putih Parbaba, bantuan pembangunan kantor desa dan perkuatan BUMDes Bersama.

Mendes PDTT menyampaikan berbagai harapan dan masukan untuk Samosir yang lebih baik ke depan. Usulan untuk program pembangunan Desa Wisata yang dikelola oleh Bumdes, dukungan sarana prasarana dan pengembangan kawasan Perdesaan Prioritas Nasional Pasir Putih Parbaba di Samosir akan menjadi perhatian khusus Kemendes PDT ke depan.

Bantuan pengembangan Desa Wisata untuk Samosir Tahun 2021 yang semula direncanakan 3 Desa akan ditambah karena kehadiran Bupati Samosir.

Pengembangan KPPN Pasir Putih Parbaba juga sudah pasti akan menjadi perhatian Kemendes PDT. Bahkan Menteri berjanji dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke Samosir untuk melihat perkembangan KPPN Pasir Putih Parbaba dimaksud.

“Saya berpesan agar program input data SDGes Desa dan penggunaan dana desa segera dimaksimalkan demi percepatan pembangunan Desa yang berbasis kepada data dan kebutuhan real di lapangan,” sebut Halim Iskandar. ( Tua)