Nonton Bareng Debat Publik, Warga Kampung Pajak Puas dengan Penjelasan Ali-Raza

Paslon nomor urut 2, Ali Tambunan dan Raja Panusunan Rambe mengikuti debat publik pertama.

Labura, Lintangnews.com | Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Ali Tambunan-Raja Panusunan Rambe (Ali-Raza) menyampaikan visi misinya pada debat publik yang diselenggarakan KPUD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) di Kota Medan, Rabu (18/11/2020).

Warga Kampung Pajak dan Tim Sukses (TS) Ali-Raza menyaksikan nonton bareng layar lebar debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Labura periode 2021-2024 bertempat di Warung Ali Kampung Pajak, Kecamatan NA IX X.

KPUD Labura mengadakan debat publik pertama paslon Bupati-Wakil Bupati Labura di Hotel Grand Mercure Kota Medan.

Debat dihadiri paslon nomor urut 1 Darno-Haris Muda Siregar, 2 Ali Tambunan-Raja Panusunan Rambe, 3 Ahmad Rizal Munthe-Aripay Tambunan, 4 Hendriyanto Sitorus-Samsul Tanjung dan 5 Dwi Prantara-Edi Sampurna Rambe.

Debat tersebut berlangsung selama 2 jam, mulai sekira pukul 13.00-15.00 WIB disiarkan langsung stasiun televisi swasta.

“Paparan dan jawaban saat debat publik dari paslon nomor urut 2 sangat memuaskan publik. Paslon ‘Kuat’ salah satu calon pemimpin berpengalaman di bidang pemerintahan dan menguasai persoalan Labura,” kata Ali Ahmad Ritonga, salah seorang tokoh masyarakat Labura ketika dihubungi wartawan.

Sambung Ali, paslon nomor 2 telah menjawab persoalan masalah selama ini dan kiranya tidak terulang kembali. Menurutnya, mana yang baik tetap dilaksanakan dan tidak baik sesuai dengan program pemerintah dan kepentingan rakyat selama ini harus ditinggalkan dan ditingkatkan lebih baik lagi.

Mantan anggota DPRD Labura tahun 2009-2014 itu menilai, dengan debat publik itu terpikir apa yang menadi masalah dan persoalan di Labura saat ini menjadi gambaran yang sudah disampaikan kelima paslon.

“Mudah-mudahan ini bisa diwujudkan, khusus paslon no 2 apa yang disampaikan adalah realita di Labura dan itu akan dituntaskan jika nantinya terpilih,” sebutnya.

Tambah Ali, persoalan perekonomian, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang disampaikan paslon nomor 2 jika itu gambaran realita di Labura. Secara umum target pemerintah melalui visi misi selama ini banyak yang belum terjawab.

Ali menuturkan, yang menjadi perhatian masyarakat dari paslon nomor 2 yakni, mengharamkan jual beli jabatan, serta jual beli proyek, serta tidak ada peluang untuk korupsi budaya amplop, Korupsi tidak ada rakyat makmur dan sejahtera.

Seorang warga Aek Kuo, Syamsuddin Ritonga mengatakan, paslon nomor 2 memaparkan visi misi dengan singkat tepat dan padat, sehingga gampang dicerna serta dianalisa publik.

“Pada debat publik itu, paslon nomor 2 sangat gamblang menjawab persoalan dan permasalahan di Labura. Ali Tambunan leluasa menjawab pertanyaan dari moderator dan paslon lainnya, karena beliau salah seorang pemrakarsa Tokoh Pemekaran Kabupaten dan berpengalaman di DPRD Labura,” katanya.

Syamsudin menyebutkan, usai debat publik itu menambah keyakinan naiknya elektabilitas paslon nomor 2 sebagai putra Kualuh dan Aek Kuo Kampung Pajak.

“Menjawab persoalan di Labura, kami yakin naiknya elektabilitas paslon nomor 2. Yang disampaikan akan dipertanggungjawabkan, karena sudah diketahui publik, hal ini bukan main-main, tetapi harus dilaksanakan,” paparnya. (Sofyan)