Objek Wisata Pasir Putih di Pinggiran Danau Toba Tobasa Ramai Dikunjungi

Lokasi Pantai Pasir Putih di pinggiran Danau Toba.

Tobasa, Lintangnews.com | Sejak penetapan Danau Toba, sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2016 lalu, dampaknya mulai dirasakan.

Hal itu diakui salah seorang pelaku wisata objek wisata Pantai Pasir Putih (Pasput) di pinggiran Danau Toba, tepatnya di Desa Parparean, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Mailini Napitupulu.

“Kita akui kedatangan pengunjung mulai bertambah di tahun 2019, terlebih di saat hari libur, begitu terasa lonjakannya,” ujarnya, Minggu (14/7/2019).

Seperti di bulan Juni dan Juli ini, yang kebetulan liburan seluruh sekolah, baik SD, SMP dan SLTA Sederajat, kata Mailini, hampir setiap harinya didatangi pengunjung bukan hanya warga Tobasa. Banyak juga dari luar kota seperti, Siantar, Medan, Humbang Hasundutan (Humbahas), Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga Riau.

Menurutnya, perkembangan wisata pantai Pasput tidak terlepas dari peran masyarakat dan pemerintah dalam mempromosikan objek wisata. Namun juga tidak terlepas dari besarnya peran media cetak dan online yang telah mempromosikan wisata.

Yang menjadi kendala, bila jumlah pengunjung melonjak, sarana kamar mandi masih kurang. Saat ini kamar mandi yang disediakan masih 5 unit, sehingga antrian yang cukup panjang bagi pengunjung.

“Harapan sebagai pelaku wisata, semoga saja ada perusahaan yang mau membantu objek wisata kita melalui dana CSR. Ini sebagai bentuk partisipasi perusahaan dalam peningkatan objek wisata di Tobasa, khususnya di Kecamatan Porsea,” pungkas Mailini.

Salah seorang pengunjung asal Tapteng, Siska mengatakan, Pasput di Parparean Kecamatan Porsea, sangat tepat untuk anak berlibur, karena memiliki pantai yang dangkal, sehingga tidak perlu terlalu takut melepas untuk berenang.

Disamping memiliki pemandangan yang indah serta taman dengan tanaman bunga yang tertata rapi, kata Siska, hal itu membuat objek wisata Pasput menjadi lebih enak dipandang mata.

“Dan yang lebih mengesankan dari objek wisata ini selalu menjaga kebersihan, tidak satupun sampah yang berserakan. Musholla untuk beribadah juga ada,” terang Siska. (asri)