Oknum ASN dan Ketiga Temannya Diamankan Sat Reskrim Polres Tanjungbalai, Ini Kasusnya

Keempat pelaku yang diamankan Sat Reskrim Polres Tanjungbalai.

Tanjungbalai, Lintangnews.com | Satuan Reskrim Polres Tanjungbalai amankan 4 orang  penadah handphone (HP) curian.

Salah seorang pelaku merupakan oknum Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan memiliki narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,14 gram saat diamankan, Selasa (28/9/2021) sekira pukul 22.30 WIB.

Kasat Reskrim, AKP Rapi Pinarki menuturkan, kejadian bermula Jumat (17/9/2021) sekira pukul 16.00 WIB di salah satu toko di Pasar Mayat, Jalan Sudirman Gang Gozali, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai.

“Para pelaku menggondol 1 unit HP merk Vivo V11 warna hitam biru dan 1 buah gitar merk Yamaha warna hijau milik korban Eltiyanto Ivan Pangaribuan (31), warga Jalan HM Nur Lingkungan V, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai,” ujarnya.

Pada saat kejadian, korban berada di tokonya sedang tertidur, lalu para pelaku masuk ke dalam toko untuk mencuri HP dan gitar. Tak berapa lama, pemilik bengkel bernama Bang Jep yang tidak jauh dari toko membangunkan korban.

“Tadi temanmu datang gak bawa gitar, lalu temanmu keluar bawa gitar,” ucap Bang Jep. Selanjutnya korban mencari laki-laki yang membawa gitar, namun tidak ditemukan. Lalu korban melihat gitar dan HP miliknya telah hilang.

“Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 4.200.000 dan melaporkannya ke Polres Tanjungbalai,” sebut AKP Rapi, Kamis (30/9/2021).

Berdasarkan laporan itu, Tim Opsnal Sat Reskrim dipimpin Kanit Idik II, Iptu Eko Ady Ranto melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan. Akhirnya diketahui HP milik korban berada di tangan Ramadhan alias Madon (41), warga Jalan Tenang, Kelurahan Pulo Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

Senin (27/9/2021) sekira pukul 16.20 WIB, petugas mendapat informasi jika Madon berada di Jalan Anwar Idris, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar. Petugas langsung berangkat menuju TKP yang dimaksud dan tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti 1 unit HP merk Vivo yang digadaikan Boy Rahman Harahap (40) alias Boy sebesar Rp 500.000.

Petugas pun bergerak mencari keberadaan Boy yang diketahui oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Camat Sei Tualang Raso, warga Jalan Anwar Idris Kelurahan Gading dan berhasil diamankan sekira pukul 17.15 WIB.

“Namun saat diamankan, terlihat Boy membuang sesuatu menggunakan tangan kanannya. Lalu petugas memeriksa barang yang dibuang dan ditemukan 1 buah kotak plastik berisi 5 bungkusan plastik hitam yang di dalamnya masing-masing berisi 1 bungkus plastik klip transparan berisi sabu,” ujar AKP Rapi.

Boy pun mengakui, HP milik korban didapat dari Joko Sucipto (33) alias Joko. Dimana Joko menyuruh menjualkan HP itu dan Boy menemui Madon untuk menggadaikan sebesar Rp.500.000. Selanjutnya Boy menemui Joko dan mengambil upahnya sebesar Rp.100.000. Selain itu, Boy mengatakan, mendapatkan sabu dari seorang laki-laki bernama Togu Mardongan Situmorang alias Dongan (23)..

Kemudian dilakukan pencarian terhadap Joko, warga Jalan Adlin, Kelurahan Gading dan diamankan Selasa (28/9/2021) sekira pukul 22.30 WIB saat sedang mengendarai becak dari arah Titi Rabok Pulo Simardan menuju Jalan Saidi Muli, Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai.

Joko mengakui, HP didapat dari Dongan, sehingga dilakukan prosespencarian. Akhirnya petugas mengetahui keberadaan Dongan di Jalan Anwar Idris Simpang Sosor Nauli, Kelurahan Gading.

“Dari hasil interogasi, mengakui dirinya membeli HP dari seorang laki-laki berinisial B. Namun sampai saat ini belum ditemukan dan akan tetap dilakukan pencarian. Selanjutnya petugas mengamankan 4 orang tersangka,1 unit HP beserta kotaknya dan pakes sabu.

Sesampainya di Polres Tanjung Balai, Kanit Idik II berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba dan dilakukan penimbangan terhadap barang bukti sabu dan diketahui berat bersih 0,14 gram. (Yuna)