Pedagang Babi di Tebingtinggi Sepi Pembeli

Pedagang babi di Pajak Hongkong Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Dampak dari penemuan bangkai babi di parit warga sejak kemarin di Jalan Baja, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi kini berdampak luas di masyarakat.

Parahnya lagi, sejak Sabtu (23/11/2019) dampak pahit lebih dirasakan para pedagang di Pajak Hongkong Kota Tebingtinggi. Begitu juga di rumah makan yang menyajikan daging babi.

Sejak subuh, pedagang babi di Pajak Hongkong, Jalan Senangin belum didatangi seorang pun pembeli untuk transaksi perdagangan.

Menurut salah seorang pedagang, Acek, sejak kemarin transaksi perdagangan semakin melemah. Untuk melakukan penjualan 2 ekor babi saja tidak laku.

“Hari ini satu pun pembeli belum ada datang. Padahal harga daging babi sudah turun seharga Rp 60 ribu per kilogramnya,” sebut pemilik UD Marsiurupan ini.

Acek berharap, situasi itu cepat ditangani pemerintah agar perekonomian perdagangan daging babi bisa stabil, tidak seperti sepekan ini. (Purba)