Pegawai BUMN Dituntut 2 Tahun, Jaksa Siantar : Dikitnya Receh Itu

Terdakwa usai menjalani persidangan.

Siantar, Lintangnews.com | Maraknya peredaran narkoba menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

Namun sayang, beberapa pelaku narkoba di Kota Siantar baru-baru ini hanya mendapat hukuman ringan, sehingga tak memberikan efek jera.

Hal itu terbukti pada sidang yang beragenda tuntutan terdakwa Zulkarnain Batubara alias Pak lokot warga Marihat, Kelurahan Marihat Baris, Kabupaten Simalungun di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Selasa,(14/5/2019) sore.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar, Henny Simandalahi, hanya menuntut terdakwa yang merupakan pegawai BUMN itu dengan 2 tahun penjara.

Dalam amar tuntutannya, Henny mendakwa Zulkarnai terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagai penyalaguna narkotika golongan 1 bagi diri sendiri sebagaimana diatur dalam pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana terhadap Zulkarnain dengan pidana penjara selama 2 tahun dikurangkan dengan masa tahanan yang dijalani terdakwa,” tandas JPU Henny saat membacakan dakwaannya.

Jaksa Penuntut Umum,Henny Simandalahi saat ditemui di Kejari Siantar.

Hal memberatkan, menurut JPU, adalah perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas segala bentuk penyalagunaan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan menyesali perbuatannya.

Usai pembacaan tuntutan, Ketua Majelis Hakim, Fitra Dewi langsung menunda hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pledoi.

Henny saat ditemui awak media di ruang kerjanya untuk mengonfirmasi ringannya tuntutan yang didakwakan, justru tidak bersedia memberi penjelasan lebih jauh.

Dia malah mengaku menerima sesuatu kepada awak media. “Dikitnya, receh-recehnya itu,” celetuk Henny tanpa merinci maksud ucapannya sambil berlalu.

Sekedar diketahui, Zulkarnain ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar, Kamis (6/12/2018) lalu.

Ada pun barang bukti yang diamankan yakni, 1 paket narkotika jenis sabu,1 buah pipa kaca bekas bakar sabu dan 1 buah kompeng karet. (irfan)