Pelajar Terjaring Razia Satpol PP Kota Siantar, Ditanya Alasan Bolos, Ini Jawabnya

Para pelajar yang terjaring razia Satpol PP Pemko Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemko Siantar kembali menggelar razia terhadap para pelajar yang membolos ketika jam mata pelajaran sekolah.

Hanya saja, walaupun ini operasi yang ketiga kalinya, tak membuat jumlah pelajar yang terjaring menjadi berkurang, namun justru makin bertambah.

Kepala Satpol PP Siantar Robert Samosir melalui Kabid Trantibum, Raja Nababan menuturkan, patroli ini bertujuan untuk menertibkan pelajar yang memiliki kebiasaan bolos sekolah.

“Hari ini paling banyak siswa yang terjaring, ada 114 orang. Untuk pelajar SMA/SMK ada 98 orang dan SMP 19 orang. Ada juga pelajar dari Kabupaten Simalungun yang terjaring yakni, 5 orang pelajar dari SMA 3 orang dan SMP 2 orang,” terang Raja, Senin (26/8/2019).

Sambungnya, ratusan siswa yang terjaring tersebut didapat dari sejumlah warung internet (warnet) di Kota Siantar.

“Untuk kali ini, kita merajia warnet di Jalan Kartini, Jalan Bali dan warnet lainnya. Untuk tindak lanjutnya, akan dilakukan pembinaan kepada siswa,” tandasnya.

Sejumlah siswa saat ditanya wartawan alasan kenapa bolos, dominan mengaku karena terlambat masuk sekolah dan malas mengikuti pelajaran.

“Di Jalan Kartini tadi bang di salah satu warnet, terlambat masuk sekolah saya,” sebut salah satu pelajar beramput tipis ini sembari mengaku baru pertama kali terjaring operasi Satpol PP Siantar.

Amatan wartawan, usai menerima pembinaan, sejumlah pelajar yang terjaring tersebut dijemput oleh gurunya dan dibawa ke sekolah masing-masing. (Elisbet)