Pelaku KDRT Oknum Pejabat Dispenda Ditahan Jaksa, Perdamaian Menguap

Kuasa hukum saksi korban Mando.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Pasca penahanan  yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) terhadap oknum petinggi Dinas Pendapatan(Dispenda) Tebingtinggi terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kini beredar perdamaian sudah di atas meja.

Namun, kuasa hukum saksi korban, Mando, Jumat (15/2/2019) sore di Mapolres Tebingtinggi, Jalan Pahlawan membantah hal itu. Namun pria pemurah itu mengaku, arah kesana sudah ada perdamaian antara saksi korban dan tersangka yang sudah beberapa hari ditahan jaksa dan kini sudah dititip di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jalan Pusara Pejuang.

Sekedar diketahui kembali, Teja Andrian ditahan kasus KDRT oleh jaksa. Di polisi, Teja sempat juga ditahan dan dilepaskan namun wajib lapor.

Penahanan terhadap Teja itu sebelumnya dibenarkan Kasi Pidum, Okto Silaen, Jumat (9/2/2019) di ruang kerjanya. Dikatakan Okto, pihaknya telah menerima perkara KDRT tersangka Teja Adrian dan barang bukti dari Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi.

Okto menyampaikan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menangani berkas perkara nomor : BP/012/IX/2018 dengan tersangka Teja yang melanggar pasal 44 ayat (1) tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga, dengan ancaman maksimal 5 tahun.

“JPU yang menangani perkara itu yakni, Kasi Intel Oki Permana, Juni Kristian dan Dwi Novianto,” sebut Okto dan menambahkan, pihak Kejari akan secepatnya melimpahkan berkas itu ke Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi.

Sebelumnya, Teja dilaporkan istrinya atas tindakan KDRT ke Polres Tebingtinggi beberapa waktu lalu. Akibat penganiayaan yang dialaminya, korban juga sempat dirawat di Rumah Sakit (RS). (purba)