Pemadatan Kurang Baik, Permukaan Jalan Proyek Outer Ring Road STA 5+700 Bergelombang

Siantar, Lintangnews.com | Permukaan jalan pada Outer Ring Road STA 5+700 bergelombang.

Itu diduga akibat proses pemadatan lapisan di atas tanah dasar (lapisan pondasi) kurang baik, hingga tak tercapai kepadatan minimum yang diisyaratkan pengawas.

Selain akibat itu, kondisi tanah dasar (subgrade) yang tidak stabil, kemungkinan disebabkan pemadatan yang kurang baik, atau memang sifat tanah dasar itu memang jelek. Sehingga setelah Base B dipadatkan, permukaan jalannya tetap bergelombang.

Diketahui proyek lanjutan pembangunan jalan Outer Ring Road STA 3+300 s/d STA 5+700 itu merupakan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemko Siantar, dengan nomor SPK 0003/Kontrak/Tender-RJJ/APBD/X/2019 tanggal 31 Oktober 2019.

Dengan nilai SPK sebesar Rp 6.860 047.000 waktu pelaksanaan 50 hari kalender, sementara penyedia barang/jasa adalah CV Rayana, alamat Jalan Medan Km 5,5 Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, namun tanpa disebutkan nama Direktur pada plang proyek.

Lokasi pengerjaan proyek Outer Ring Road STA 5+700.

Sebelumnya, pelaksana proyek lanjutan jalan Outer Ring Road, marga Situmorang, Sabtu (21/12/2019) menerangkan penyebab terjebak licinnya 10 unit dump truk pengangkut material Base B yang mereka order dari Bahorok Kabupaten Langkat.

“Kalau gak hujan bisa lewat. Kalau hujan, ya gak bisa lewat,” tukasnya.

Dia juga menyebutkan, penyelenggara kegiatan hanya membayar pengerjaan timbunan saja. Karena kondisi jalannya keadaan landai atau turunan, maka disuruh menimbun menggunakan material cadas putih.

Diduga realisasi proyek lanjutan tersebut asal jadi dan material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasinya. Bahkan sejumlah alat berat beko dan greder yang beroperasi di lokasi diduga memanfaatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. (Zai)