Pembangunan 3 Couple Rumah Kebun Bangun di Nagori Margomulyo ‘Kangkangi’ UU Cipta Kerja

Pelaksanaan konstruksi sudah berjalan 3 couple bangunan rumah PTPN III Bangun belum mengantongi PBG.

Simalungun, Lintangnews.com | Pembangunan 3 unit couple rumah PTPN III Kebun Bangun di Nagori Margomulyo, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, diduga mengkangkangi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Pasalnya, pelaksanaan konstruksi bangunan gedung dilakukan tanpa mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PGB) pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Iya masih dalam pengurusan,” terang Camat Gunung Malela, Roi Gozali Sidabalog dari seberang telepon selulernya, Kamis (11/8/2022).

Sementara ditegaskan dalam pasal 24 angka 34 UU Cipta Kerja yang memuat baru pasal 36A ayat 1, UU Bangunan Gedung bahwa pelaksanaan konstruksi bangunan gedung dilakukan setelah mendapatkan PGB.

Diketahui, PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah dan memperluas.  Termasuk untuk mengurangk, dan atau merawat bangunan gedung sesuai dengan standar teknis bangunan gedung.

Untuk memperoleh PBG sebelum pelaksanaan konstruksi, dokumen rencana teknis diajukan kepada pemerintah daerah (Pemkab Simalungun).

Namun fakta di lapangan tidak berbanding lurus. Mirisnya lagi, pihak Kecamatan Gunung Malela melalui Kasi Trantib selaku perpanjangan pemerintah daerah, tidak berupaya melakukan pelarangan pelaksanaan konstruksi.

Sementara mengacu UU Cipta Kerja, penghambatan pelaksanaan konstruksi merupakan kewajiban pemerintah daerah, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) bertambah dan membaik.

Salah seorang warga di lokasi menyampaikan, untuk pembangunan 3 couple rumah Kebun Bangun itu dianggarkan sebesar Rp 830 juta dan dikerjakan oleh CV Ellatec Dwidaya beralamat Kota Medan. Sementara Kebun Bangun hanya sebatas pengawasan.

“Proyek ini dari kantor Direksi,” tukasnya. (Zai)