Pembeli dan Pengedar Sabu Diringkus dari Belakang Gedung Bakordik RSUD Djasamen Saragih

Kedua tersangka diamankan bersama barang bukti.

Siantar, Lintangnews.com | Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar meringkus 2 orang pria, pembeli dan pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Identitas keduanya yakni, Muhammad Fadly Lubis (33) warga Kecamatan Siantar Timur dan Ricco Silaban (25) warga Kecamatan Siantar Utara.

Kedua tersangka ditangkap, setelah personil Sat Narkoba menerima laporan masyarakat yang resah terkait maraknya peredaran narkoba di Kecamatan Siantar Selatan.

“Kamis (2/4/2020) sekira pukul 11.00 WIB, personil menerima informasi masyarakat, menyebutkan ada seorang pria mengedarkan sabu di Jalan Vihara Gang Bunga, Kecamatan Siantar Selatan, tepatnya di belakang gedung Bakordik RSUD Djasamen Saragih,” kata Kasat Narkoba, AKP David Sinaga, Jumat (3/4/2020).

Menindaklanjuti informasi itu, petugas bergerak ke lokasi melakukan penyelidikan. Sesampainya di lokasi, petugas melihat seorang pria yang dicurigai dengan ciri-ciri dimaksud.

Saat itu personil mendekati target. Namun target yang mengetahui kedatangan petugas mencoba melarikan diri. Namun percobaan melarikan itu tak berhasil dan petugas menangkapnya.

“Jadi saat tersangka (Fadly) mau ditangkap, dia melarikan diri, terus dikejar anggota dan berhasil menangkapnya,” ujar AKP David.

Setelah diamankan, petugas menggeledah isi kantong tersangka dan menemukan barang bukti yakni, 2 unit handphone (HP) merk Samsung dan Nokia, serta 1 buah dompet berisikan uang Rp 200 ribu.

Namun saat itu petugas tak puas dengan barang bukti yang ditemukan dari tersangka, kemudian menginterogasinya. “Saat kita interogasi, tersangka mengaku menyimpan sabu di bawah rumah panggung,” kata AKP David.

Selanjutnya tersangka dibawa petugas menunjukkan rumah panggung tempat tersangka menyimpan sabu. Lalu menggeledah rumah panggung itu, serta menemukan sabu yang disimpan Fadly dan Ricco Silaban lagi nyabu,” jelas AKP David.

Barang bukti sabu yang disimpan Fadly ditemukan petugas yakni, 1 buah kotak rokok Sampoerna berisi 8 paket sabu bruto  2,60 gram, 1 buah dompet warna biru putih berisi 1 unit timbangan digital dan 30 buah plastik klip.

Sedangkan barang bukti yang ditemukan dari Ricco Silaban, yakni bukti 1  buah bong terbuat dari kemasan gelas air mineral, 1 buah pipet, 1 buah mancis yang diujungnya ada jarum sumbu, 1 buah pipa kaca bekas bakar sabu dan 1  paket sabu dengan bruto 0.12 gram.

Selanjutnya seluruh barang bukti dikumpulkan bersama kedua tersangka dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Siantar untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (Irfan)