Pembelian Buku Panduan Pertanian Beberapa Desa di Humbahas Dipertanyakan

Berbagi jenis buku panduan pertanian yang dibeli sejumlah Desa di Humbahas.

Humbahas, Lintangnews.com | Adanya anggaran pengelolaan Perpustakaan Desa yang menelan biaya sebesar Rp15 juta per Desa di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan patut dipertanyakan.

Pasalnya, pengelolaan perpustakaan dimaksud adalah belanja buku panduan pertanian.

Beberapa Kepala Desa (Kades) mengenai belanja pembelian buku itu, terkesan mengelak untuk memberikan keterangan. Seperti Kades Sinambela dan Kades Simamora yang ditemui terpisah, merasa keberatan untuk memberikan keterangan.

“Kalau masalah pembelian dimaksud, lebih baik langsung menemui pihak ketiga yang menawarkan buku panduan pertanian itu kepada kami,” tukas Kades sinambela, H Sinambela di kantornya, Rabu (22/1/2020).

Disinggung soal harga yang dicantumkan sebesar Rp15juta untuk membeli buku itu, H Sinambela mengatakan, lebih baik media menemui pihak ketiga bermarga Lumban Batu.

Sementara Kades Simamora ketika ditanya hal yang sama, justru tidak mau untuk menunjukkan ketika media meminta buku panduan pertanian itu ditunjukkan. Dia juga mengatakan agar media langsung menemui pihak ketiga yang menawarkan buku tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP2A) Pemkab Humbahas, Elson Sihotang melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Jerry Silitonga mengaku, dirinya baru bertugas dan belum mengetahui hal itu.

“Itu lah yang belum saya tau apa-apa saja yang terlaksana di desa-desa, karena baru dilantik. Itu masih Kabid sebelumnya yang lebih mengetahui hal tersebut. Namun kedepanya, saya akan lebih teliti dalam melaksanakan tugas di sini,” tukas Jerry. (Akim)