Pemberhentian Pembangunan Tugu Sangnaualuh Dilaporkan ke Kejari Siantar

Pembangunan Tugu Sangnaualuh yang diberhentikan.

Siantar, Lintangnews.com | Pemberhentian pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh di Lapangan Adam Malik, Kecamatan Siantar Barat, ternyata tidak membuat permasalahan berhenti.

Pasalnya, pemberhentian pembangunan Tugu Sangnaualuh yang dilakukan Pemko Siantar itu diduga membuat kerugian besar bagi negara. Sehingga beberapa elemen masyarakat melaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar.

Hal itu disampaikan Kasi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Siantar, Paomasi Jaya Laia. “Tapi nanti saya akan tanyakan juga perkembangan laporan pembangunan tugu Sangnaualuh itu setelah pemeriksaan,” kata Paomasi, Kamis (21/2/2019).

Dijelaskan Paomasi, akan ada laporan hasil pemeriksaan atas pemberhentian pembangunan tugu dimaksdu. Seperti kapan laporan pemeriksaan itu diterima pemerintah daerah.

“Misalnya tertanggal 1 April laporan diterima pemerintah daerah, maka mulai dari tanggal itu dihitunglah sampai 60 hari pemeriksaan,” jelasnya.

Namun sayangnya, Paomasi mengaku lupa lembaga atau elemen mana yang melaporkan mengenai pemberhentian pembangunan tugu tersebut. “Ada laporan, tapi saya lupa dari lembaga mana yang melaporkan. Yang saya tau dari masyarakat,” ucapnya.

Sambungya, isi dari laporan elemen masyarakat itu supaya ditindak lanjutin pemberhentian atau pengerjaan Tugu Sangnaualuh yang diduga membuat kerugian negara.

“Pihak Kejari masih menunggu dan belum bisa menindak lanjutin. Karena masih ada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan waktu Tuntutan Ganti Rugi (TGR ), makanya masih kita pending (tunda),” ujarnya.

Sementara diketahui sampai saat ini pihak Kejari Siantar belum ada menerima laporan dari BPK terkait diberhentikannya proyek pembangunan dimaksud.  (irfan)