Pemkab Deliserdang Monitoring Keamanan Pangan di Areal Kolam Renang

Tim Monitoring Pangan Pemkab Deliserdang mengambil sampel makanan dari para pedagang.

Deliserdang, Lintangnews.com | Pemkab Deliserdang kembali memonitoring keamanan pangan jajanan yang dijual para pedagang di areal Kolam Renang komplek Perkantoran Pemkab di Lubuk Pakam, Senin (4/2/2019).

Monitoring ini dilakukan atas permintaan Direktur BUMD PT Bhineka Perkasa Jaya, Syafrullah. Kegiatan monitoring dipimpin langsung Kadis Ketahanan Pangan Pemkab Deliserdang, Syarifah Alwiah bersama Staf Ahli Bupati,Aida Harahap dan sejumlah pejabat lainnya,  disambut Direksi PT Bhineka Perkasa Jaya, Antonius Pangaribuan.

Tim langsung mendatangi satu persatu pedagang yang sehari-harinya menjajakan dagangannya di areal kolam renang. Ini sekaligus mengambil sampel makanan mulai dari pedagang minuman dan makanan. Kemudian dibungkus menggunakan plastik dan diberi nama pedagang masing-masing. Selanjutnya sampel yang diambil akan diuji melalui labolatorium.

Syarifah menjelaskan, kegiatan monitoring keamanan pangan digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kredibilitas dan kualitas kolam renang milik Pemkab Deliserdang. Ini juga mengingat semakin banyaknya ragam pangan yang beredar di pasaran.

“Hal ini membuat masyarakat kita menjadi hidup konsumtif terhadap pangan. Ini bisa dilihat dengan semakin banyaknya berdiri rumah-rumah makan, kafe yang setiap hari dipenuhi pembeli. Begitu juga dengan penjual jajanan di pasaran yang pengelolaan pangannya tidak semua memenuhi persyaratan sehat. Selain itu, sebagian masyarakat kurang selektif untuk memilih pangan yang sehat,” sebutnya.

Monitoring makanan yang disajikan para pedagang di areal Kolam Renang Lubuk Pakam.

Menurut Syarifah, secara umum ini dimaksudkan agar tercipta pangan yang aman yaitu pangan yang terbebas dari cemaran biologis, kimia dan benda lain (fisik) yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan manusia.

Lanjut Syarifah, ini bertujuan supaya tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif. Ada pun targetnya kantin-kantin yang ada di sekolah, kantor, rumah makan, pedagang pasar tradisional, petani produsen tanaman pangan dan holtikultura serta penjual jajanan di tempat tertentu (simpang, pinggir jalan).

“Harapan kita agar makanan yang disajikan bisa dihidangkan dengan sehat maupun higenis,” kata Syarifah.

Dijelaskan, kegiatan yang dilakukan tim monitoring sama sekali tidak dipersoalkan para pedagang. Diketahui lokasi Kolam Renang Lubuk Pakam kerap ramai dikunjungi warga, termasuk taman buah  yang selau dipadati pengunjung termasuk di hari libur, baik dari Deliserdang maupun luar daerah. (idris)