Pemkab Taput dan PLN Tandatangani Nota Kesepahaman Pembangunan Listrik Desa

Penandatanganan nota kesepahaman antara PT PLN dengan Pemkab Taput.

Taput, Lintangnews.com | Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan bersama General Manager Unit Induk Wilayah Sumatera Utara, M Irwansyah Putra tandatangani nota kesepahaman antara PT PLN (persero) dengan Pemkab Taput di Sopo Rakyat rumah dinas Bupati, Kamis (21/1/2021).

Nota kesepahaman itu tentang Pembangunan Listrik Desa Menuju Desa Berlistrik 100 Persen dan Kehandalan Penyediaan Ketenagalistrikan Kabupaten Taput.

“Saat ini sudah hampir semua Desa dan Dusun sudah dialiri listrik. Ada 2 Desa lagi yang tertinggal karena belum bisa roda 4 membawa material PLN, yakni Desa Hutatua dan Desa Hutajulu Balik. Kita akan segera realisasikan ini, baik itu harus mengangkat tiang dengan gotong royong sepanjang 6 km atau menunggu jembatan yang akan segera dibangun,” ujar Nikson.

Selanjutnya Bupati menyampaikan, Pembangunan Listrik Desa Menuju Desa Berlistrik 100 persen akan segera menuntaskan seluruh Desa dan Dusun di Taput untuk dialiri listrik.

“Tahun 2021 seluruh Desa dan Dusun harus terang benderang. Apa yang harus kami benahi untuk program berlistrik 100 persen akan ditindaklanjuti,” sebutnya.

Irwansyah Putra menyampaikan, ada 31 titik lagi yang akan dituntaskan tahun ini. Dan ada 8 titik yang menjadi Dusun super prioritas yang segera mereka realisasikan.

“Keinginan untuk Taput terang benderang akan segera kita realisasikan. Pak Bupati bisa lega juga, karena kita juga sudah upayakan untuk titik di kota, gangguan akan diminimalisir. Gangguan bisa ada, tetapi jangan sampai padam, karena kita sudah adakan jaringan pengganti secara otomatis. Jika ada gangguan, jaringan pengganti otomatis hidup sehingga tidak sampai padam,” ujar Irwansyah.

Hadir dari pihak PLN dalam penandatangan itu yakni, Senior Manager Perencanaan, Abdul Rohim, Senior Manager SDM dan Umum, Edi Irawan, Senior Manager Niaga, Chairudin, Manager UP3 Sibolga, Deni Fitrianto, Manager ULP Tarutung, Riki Johanes Saragih dan Manager ULP Siborongborong, Dovin Simbolon. (Pembela)