Pemprovsu Diminta Sigap Tangani Longsor Jalan Siantar-Tanah Jawa

Badan Jalan Siantar-Tanah Jawa di Rintis 8 Nagori Marubun Jaya Kecamatan Tanah Jawa, nyaris terputus akibat longsor.

Simalungun, Lintangnews.com | Longsor yang terjadi di badan jalan provinsi jurusan Siantar-Tanah Jawa, persisnya di Rintis 8 Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun semakin meprihatinkan.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Simalungun, Bona Uli Rajagukguk meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk sigap memperbaikinya.

“Kita harapkan, Pemprovsu melalui dinas terkait untuk turun tangan menanggulanginya. Ini guna terhindar dari adanya korban jiwa,” sebutnya, Jumat (1/2/2019).

Desakan yang sama juga disampaikan Ketua Karang Taruna Nagori Marubun Jaya, Ahmad Azhari.

“Kami atas nama Karang Taruna Marubun Jaya dan segenap elemen masyarakat disini memohon supaya longsor badan jalan segera diperbaiki,” imbuhnya.

Ketua Karang Taruna Simalungun, Bona Uli Rajagukguk dan Ketua Karang Taruna Nagori Marubun Jaya, Achmad Azhari.

Menurut Ahmad, jalur alternatif ketika badan jalan itu terputus total, tidak terjangkau dan menelan biaya transportasi berlipat ganda.

Dia menuturkan, longsornya ruas badan jalan provinsi penghubung Siantar-Simalungun ke Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, sudah berulang kali diperbaiki Pemprovsu melalui UPT DBMBK Jalan dan Jembatan Siantar maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Akan tapi penanganan yang dilakukan terindikasi setengah hati, sehingga longsor nyaris memutuskan badan jalan dan membuat masyarakat kesal.

“Warga sudah lama kesal karena penanggulangan terhadap longsor itu terindikasi setengah hati. Jadi kami berharap Pemprovsu tidak tutup mata,” ujarnya. (zai)