Penertiban Pedagang, Camat Siantar Barat: Hanya Menggeser agar Tidak Memakan Badan Jalan dan Trotoar

Pihak Kecamatan Siantar Barat bersama Satpol PP saat meminta salah satu reklame agar dipindahkan.

Siantar, Lintangnews.com | Usai diberitakan sebelumnya terkait rencana penertiban pedagang Pardomuan Nasution selaku Camat Siantar Barat memberikan klarifikasi kepada lintangnews.com.

Lewat telepon, Pardomuan mengaku, hanya menggeser pedagang agar tidak memakan badan jalan dan trotoar. “Ini kami baru siap dari lapangan,” tuturnya, Kamis (7/10/2021).

Pardomuan mengklaim, pendekatan yang dilakukan kepada pedagang sangat humanis dan secara kekeluargaan.

“Kita hanya menertibkan agar bangku tempat berjualan tidak memakan jalan, begitu juga dengan plangnya jangan sampai menutupi trotoar. Kita juga membantu pedagang untuk menggeser steling nya agar masuk kedalam,” terangnya.

Ia mengaku, sejumlah pedagang mungkin salah paham sehingga menyangka kebijakan yang dilakukan merupakan penertiban. “Tidak lah sampai seperti itu, kita hanya menggeser agar tidak memakan badan jalan dan trotoar. Dan bukan hanya Pedagang Kaki Lima (PKL) saja, ada juga Alfamidi yang kita tegur karena tiang reklamenya telah memakan badan jalan,” terangnya.

Ia memastikan, seluruh pedagang di Kecamatan Siantar Barat akan tetap berjualan. “Jika ada yang tidak jualan lagi atas kebijakan ini, laporkan pada saya,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pedagang yang berjualan di Jalan Kartini mengeluhkan kebijakan penertiban yang dilakuka oleh Camat Siantar Barat.

Mereka was-was, atas penertiban ini yang dikhawatirkan berdampak kepada kehilangan mata pencaharian.

Akibat kekhawatiran ini, sejumlah pedagang sampai mengadu dengan mendatangi kediaman Andika Prayogi Sinaga selaku Ketua Komisi I DPRD Siantar. (Elisbet)